PBB Peringatkan Terjadinya Pembersihan Etnis Massal di Gaza oleh Israel
Minggu, 15 Oktober 2023 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
Lembaga itu menambahkan 2,3 juta penduduk di wilayah tersebut dengan cepat kehabisan air. Israel mematikan aliran listrik ke Gaza setelah serangan Hamas pada Sabtu lalu.
Baca juga: Dubes Rusia untuk PBB: Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Tindakan Israel itu memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut, yang telah berada di bawah blokade ilegal sejak tahun 2007.
PBB pada Jumat memperingatkan perintah evakuasi Israel yang menargetkan 1,1 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza utara akan menciptakan “bencana kemanusiaan” yang setara dengan “hukuman mati” bagi mereka yang sakit dan dirawat di rumah sakit, mengingat sistem rumah sakit sudah hampir tidak beroperasi dan beberapa rumah sakit sudah tidak beroperasi lagi karena dibom Israel.
“Memindahkan lebih dari satu juta orang di zona perang yang padat penduduknya ke suatu tempat tanpa makanan, air, atau akomodasi, ketika seluruh wilayah dikepung, sangatlah berbahaya, dan dalam beberapa kasus, tidak mungkin dilakukan,” ujar Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada wartawan pada Jumat menjelang pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB.
Mendesak pemerintah Israel untuk membatalkan perintah evakuasi paksa tersebut, Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia Pengungsi Internal Paula Gaviria Betancur menjelaskan, “Pemindahan penduduk secara paksa merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, dan hukuman kolektif dilarang berdasarkan hukum kemanusiaan internasional.”
Baca juga: Dubes Rusia untuk PBB: Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Tindakan Israel itu memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut, yang telah berada di bawah blokade ilegal sejak tahun 2007.
PBB pada Jumat memperingatkan perintah evakuasi Israel yang menargetkan 1,1 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza utara akan menciptakan “bencana kemanusiaan” yang setara dengan “hukuman mati” bagi mereka yang sakit dan dirawat di rumah sakit, mengingat sistem rumah sakit sudah hampir tidak beroperasi dan beberapa rumah sakit sudah tidak beroperasi lagi karena dibom Israel.
“Memindahkan lebih dari satu juta orang di zona perang yang padat penduduknya ke suatu tempat tanpa makanan, air, atau akomodasi, ketika seluruh wilayah dikepung, sangatlah berbahaya, dan dalam beberapa kasus, tidak mungkin dilakukan,” ujar Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada wartawan pada Jumat menjelang pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB.
Mendesak pemerintah Israel untuk membatalkan perintah evakuasi paksa tersebut, Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia Pengungsi Internal Paula Gaviria Betancur menjelaskan, “Pemindahan penduduk secara paksa merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, dan hukuman kolektif dilarang berdasarkan hukum kemanusiaan internasional.”
Lihat Juga :