Presiden Palestina: Pengungsian Rakyat Kami dari Jalur Gaza akan Jadi Nakba Kedua
Minggu, 15 Oktober 2023 - 01:30 WIB
loading...
Warga Gaza mengungsi meninggalkan kota menuju bagian selatan yang lebih aman dengan kendaraan apa pun yang dapat mereka temukan bersama barang-barang mereka. Foto/anadolu
A
A
A
TEPI BARAT - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat (13/10/2023) menekankan perlunya segera menghentikan serangan Israel terhadap rakyat Palestina, melindungi mereka dan sepenuhnya menolak pengungsian warga Palestina dari Jalur Gaza.
Selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, dia menambahkan, “Ini akan menjadi Nakba kedua bagi rakyat kami.”
Abbas juga menekankan perlunya segera dibukanya koridor kemanusiaan di Jalur Gaza, untuk memungkinkan masuknya pasokan medis, air, listrik, dan bahan bakar ke warga di sana.
Presiden Abbas memperingatkan, “Bencana kemanusiaan di Jalur Gaza karena seluruh layanan kemanusiaan di Jalur Gaza terputus serta satu-satunya pembangkit listrik ditutup.”
Dia menyerukan perlunya menghentikan terorisme penjajah terhadap orang-orang di kota-kota, desa-desa dan kamp-kamp Palestina di Tepi Barat dan untuk menghentikan para ekstremis menyerbu ke Masjid suci Al-Aqsa.
Presiden Abbas menegaskan penolakannya terhadap praktik-praktik yang berkaitan dengan pembunuhan atau penganiayaan terhadap warga sipil di kedua belah pihak, dan menyerukan pembebasan warga sipil, tawanan, dan tahanan.
Baca juga: Liga Arab Desak PBB Bertindak: Evakuasi Paksa Warga Gaza Kejahatan Hukum Internasional
Selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, dia menambahkan, “Ini akan menjadi Nakba kedua bagi rakyat kami.”
Abbas juga menekankan perlunya segera dibukanya koridor kemanusiaan di Jalur Gaza, untuk memungkinkan masuknya pasokan medis, air, listrik, dan bahan bakar ke warga di sana.
Presiden Abbas memperingatkan, “Bencana kemanusiaan di Jalur Gaza karena seluruh layanan kemanusiaan di Jalur Gaza terputus serta satu-satunya pembangkit listrik ditutup.”
Dia menyerukan perlunya menghentikan terorisme penjajah terhadap orang-orang di kota-kota, desa-desa dan kamp-kamp Palestina di Tepi Barat dan untuk menghentikan para ekstremis menyerbu ke Masjid suci Al-Aqsa.
Presiden Abbas menegaskan penolakannya terhadap praktik-praktik yang berkaitan dengan pembunuhan atau penganiayaan terhadap warga sipil di kedua belah pihak, dan menyerukan pembebasan warga sipil, tawanan, dan tahanan.
Baca juga: Liga Arab Desak PBB Bertindak: Evakuasi Paksa Warga Gaza Kejahatan Hukum Internasional
Lihat Juga :