Panglima Militer Israel: Sekarang Adalah Waktunya Berperang

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Israel telah merespons sejauh ini dengan mengepung Gaza, rumah bagi 2,3 juta orang, dan meluncurkan kampanye pengeboman yang menghancurkan seluruh lingkungan. Pihak berwenang Gaza mengatakan lebih dari 1.500 warga Palestina telah terbunuh.

Sirene peringatan akan adanya tembakan roket terdengar di komunitas Israel di dekat perbatasan Gaza pada Jumat pagi.

Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza semalam, media Palestina melaporkan. Satu serangan terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah menewaskan sedikitnya 17 orang, kata laporan itu.

Kemudian, dalam upaya untuk membangun dukungan atas tanggapannya, pemerintah Israel menunjukkan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan para menteri pertahanan NATO gambar-gambar anak-anak dan warga sipil yang mereka katakan telah dibunuh oleh Hamas dalam serangan akhir pekan di Israel.

Blinken mengatakan mereka menunjukkan seorang bayi yang "penuh dengan peluru", tentara yang dipenggal, dan orang-orang muda dibakar di dalam mobil mereka. “Ini hanyalah kebobrokan dalam cara terburuk yang bisa dibayangkan,” katanya. “Ini benar-benar melampaui apa pun yang dapat kita pahami.”

Israel telah berjanji untuk membalas serangan tersebut, yang merupakan serangan paling mematikan yang dilakukan militan Palestina dalam sejarah Israel.

Seperti negara lain di seluruh dunia, Blinken mendesak Israel untuk menahan diri, namun ia juga menegaskan kembali dukungan Amerika, dengan mengatakan: “Kami akan selalu berada di sisi Anda.”

Pada hari Jumat ia dijadwalkan bertemu Raja Abdullah dan Mahmoud Abbas, kepala Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel, di Yordania sebagai bagian dari tur Timur Tengah yang bertujuan menghentikan dampak perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved