Pesawat AS Pemburu Kapal Selam Terbang di Selat Taiwan, China Kirim Jet Tempur

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 04:21 WIB
loading...
A A A
Penerbangan P-8A Poseidon, imbuh armada tersebut, menegaskan kembali bahwa militer AS melakukan operasi yang mengikuti hukum internasional, beroperasi di berbagai wilayah, termasuk udara dan laut, di mana pun aturan tersebut mengizinkan.

Juru bicara Armada ke-7 AS, Letnan Luka Bakic, mengatakan pesawat Poseidon mengikuti lintasan ke selatan melalui jalur selebar 110 mil yang memisahkan daratan China dari Taiwan. Pesawat masuk dari Laut China Timur dan keluar ke Laut China Selatan, sehingga hal ini dianggap sebagai “transit rutin".

Lebih lanjut, Bakic menyoroti bahwa kapal dan pesawat Angkatan Laut AS sering menggunakan Selat Taiwan sebagai sarana perjalanan, sebuah praktik yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Bakic mengklarifikasi bahwa penerbangan tersebut tidak dilakukan sebagai respons terhadap insiden tertentu.

Angkatan Laut AS sering mengirimkan kapal perusak dan kapal penjelajah berpeluru kendali melalui Selat Taiwan sebagai bagian dari operasi reguler mereka, dan pesawat Angkatan Laut juga biasanya melintasi rute ini, meskipun Angkatan Laut mungkin tidak selalu melaporkan aktivitas tersebut secara terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved