Mengapa Mengebom Sekolah? Derita Keluarga di Jalur Gaza Tidak Ada Tempat Perlindungan yang Aman

Rabu, 11 Oktober 2023 - 20:56 WIB
loading...
Mengapa Mengebom Sekolah?...
Jalur Gaza luluh lantak akibat serangan udara Israel. Tidak ada tempat perlindungan yang aman, termasuk sekolah. Foto/Ilustrasi
A A A
JALUR GAZA - Jamal Al Zinati shock dan tidak percaya.

Pria berusia 33 tahun ini adalah seorang pedagang parfum, namun saat ini, bau kematian dan kehancuranlah yang paling menyengat di lingkungannya dan di seluruh Jalur Gaza .

Jamal berlindung di ruang kelas sebuah sekolah yang dikelola oleh UNRWA – Badan Bantuan dan Pekerja PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat – setelah seluruh lingkungan tempat tinggalnya diledakkan oleh rudal Israel.

Ketika perang antara Israel dan Hamas berkecamuk selama empat hari berturut-turut, lingkungan yang dulu ramai di pusat Kota Gaza kini menjadi reruntuhan. Di tengah ledakan yang tak henti-hentinya, ribuan orang tidak punya pilihan selain mencari perlindungan di ruang publik dan sekolah yang penuh sesak, dengan harapan mendapatkan keselamatan yang relatif. Selain blokade ketat Israel, kehancuran yang diakibatkan oleh pemboman tersebut semakin mempersempit ruang bagi mereka untuk hidup, bertahan hidup, dan bernapas.

Seluruh keluarga menjadi tunawisma, dan lingkungan mereka rata dengan tanah. Di seberang Jalur Gaza, gumpalan asap menutupi cakrawala.

“Saat kami keluar, yang kami pikirkan hanyalah Israel mungkin akan mengancam kami untuk pergi untuk menghilangkan rasa takut di hati kami,” kata Jamal.

“Saya tidak percaya mereka akan menyerang seluruh wilayah dengan serangan udara dan meninggalkannya dalam reruntuhan hitam,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga: Ingin Melemahkan Hamas, Israel Hentikan Strategi Knock on The Roof dalam Menyerang Gaza
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved