8 Rahasia Sukses Operasi Badai Al-Aqsa Masih Bertahan Mengguncang Israel pada Hari Kelima

Rabu, 11 Oktober 2023 - 01:20 WIB
loading...
A A A
Para pejuang menggunakan bahan peledak untuk menerobos penghalang dan kemudian melaju dengan sepeda motor. Buldoser memperlebar jarak dan semakin banyak pesawat tempur yang masuk dengan kendaraan roda empat.

Sebuah unit komando kemudian menyerang markas tentara Israel di Gaza selatan dan menghentikan komunikasi untuk mencegah personel berbicara satu sama lain.

Tahap terakhir adalah pemindahan sandera ke Gaza, yang sebagian besar dilakukan pada awal serangan, kata sumber yang dekat dengan Hamas.

6. Memanfaatkan Serangan Gerilya

8 Rahasia Sukses Operasi Badai Al-Aqsa Masih Bertahan Mengguncang Israel pada Hari Kelima

Foto/Reuters

Berbicara mengenai operasi Hamas secara keseluruhan, Milshtein mengatakan: "Kami berbicara tentang salah satu langkah paling dramatis dalam sejarah konflik Palestina-Israel.

“Tidak diragukan lagi ini adalah invasi terberat dan terdalam yang dilakukan oleh kekuatan eksternal yang menentang wilayah Israel, ke wilayah Israel sejak tahun 1948.

“Dan menurut saya serangan ini, serangan brutal ala ISIS, juga melambangkan perkembangan Hamas dari sebuah organisasi teror, bahkan organisasi gerilya, menjadi kekuatan semi-militer yang jauh lebih rumit dan jauh lebih canggih dalam hal kekuatan mereka. kemampuan dan rencananya mengenai konflik dengan Israel."

7. Memanfaatkan Ketelodoran Israel yang Fokus di Tepi Barat

Sumber keamanan Israel mengatakan pasukan Israel berada di bawah kekuatan penuh di wilayah selatan dekat Gaza karena beberapa telah dikerahkan ke Tepi Barat untuk melindungi pemukim Israel menyusul gelombang kekerasan antara mereka dan militan Palestina.

“Mereka (Hamas) mengeksploitasi hal itu,” kata sumber itu.

Dennis Ross, mantan perunding Timur Tengah yang sekarang bekerja di Washington Institute for Near East Policy, mengatakan Israel telah terganggu oleh kekerasan di Tepi Barat, yang menyebabkan “kehadiran yang sedikit dan kurang siap di wilayah selatan”.

“Hamas mungkin berhasil melampaui ekspektasi mereka. Sekarang mereka harus berhadapan dengan Israel yang bertekad membinasakan mereka,” katanya.

8. Memanfaatkan Sistem Intelijen Israel yang Buruk

Pensiunan Jenderal Yaakov Amidror, mantan penasihat keamanan nasional Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa serangan tersebut merupakan “kegagalan besar sistem intelijen dan aparat militer di selatan”.

Amidror, ketua Dewan Keamanan Nasional periode April 2011-November 2013 dan sekarang menjadi peneliti senior di Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem mengatakan: "Kami melakukan kesalahan. Kami tidak akan melakukan kesalahan ini lagi dan kami akan menghancurkan Hamas, perlahan tapi pasti."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Warga Palestina Dilarang...
Warga Palestina Dilarang Salat di Masjid Al-Aqsa oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved