AS Akan Ikut Berperang di Palestina jika Suriah dan Iran Terlibat Aktif Membantu Hamas

Selasa, 10 Oktober 2023 - 22:42 WIB
loading...
A A A
“Mereka berada di sana lebih dari sekedar unjuk kekuatan atau potensi evakuasi non-tempur,” McCaffrey, yang bertugas dalam Perang Teluk dan memimpin Komando Selatan AS dari tahun 1994 hingga 1996.

McCaffrey menambahkan bahwa ini adalah penilaiannya sendiri terhadap konflik tersebut dan bahwa "sama sekali tidak mungkin" bahwa pejabat AS mana pun akan setuju secara terbuka bahwa Amerika dapat berperang di Israel.

“Apa yang saya katakan adalah jika keberadaan negara Israel dipertaruhkan, jika militer Suriah melakukan intervensi, jika Hizbullah mulai menguasai Israel, dalam penilaian saya, pada saat itu, kami akan mempertimbangkan untuk melakukan intervensi aktif dengan kekuatan udara dan angkatan laut. kekuasaan,” katanya.

Kecil kemungkinannya AS akan mengirim pasukan ke Israel, mengingat kemampuan darat Pasukan Pertahanan Israel, tambah McCaffrey.

Ketika ditanya apakah sekutu AS dan Israel lainnya juga akan ikut campur, McCaffrey mengatakan masih terlalu dini untuk membahas pertanyaan semacam itu jika hanya Hamas yang terlibat langsung.

“Saya pikir faktor pencegahan adalah apa yang diinginkan oleh pemerintahan Biden saat ini. Mereka ingin memastikan bahwa militer Suriah dan Hizbullah tidak ikut campur dalam konflik ini,” katanya. Jika mereka melakukannya, maka ini akan menjadi ancaman mematikan bagi keberadaan Israel.

Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan AS tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim di luar jam kerja reguler.

Hizbullah, sebuah kelompok militan di Lebanon, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menembakkan roket ke Dataran Tinggi Golan, yang dianeksasi Israel dari Suriah pada tahun 1981.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Iran akan Perang Habis-habisan...
Iran akan Perang Habis-habisan jika Pangkalan Nuklirnya Diserang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved