Hamas dan Israel Perang Besar, Ini Sikap Indonesia
Selasa, 10 Oktober 2023 - 08:48 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia mendorong penghentian eskalasi kekerasan dalam pernyataan sikap resminya terkait perang Israel dan Hamas. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), pada Selasa (10/10/2023) menyampaikan sikap resmi dalam menyikapi perang besar antara Hamas dan Israel.
Perang dimulai setelah Hamas meluncurkan Operasi Badai al-Aqsa terhadap Israel pada Sabtu pekan lalu, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 800 orang. Ribuan orang lainnya terluka dan lebih dari 100 orang diculik.
Sebagai respons, Israel mendeklarasikan perang dengan nama Operasi Pedang Besi.
Militer Zionis meluncurkan serangan udara dan tembakan artileri ke Gaza yang telah menewaskan 687 orang. Sekitar 3.726 warga Palestina lainnya terluka.
Selain itu, Israel kini mengepung total Gaza yang membuat wilayah kantong Palestina itu tidak akan lagi mendapat pasokan listrik, makanan, gas atau bahkan bakar lainnya.
Baca Juga: Ketika Barat Berstandar Ganda Sikapi Palestina dan Ukraina
Perang dimulai setelah Hamas meluncurkan Operasi Badai al-Aqsa terhadap Israel pada Sabtu pekan lalu, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 800 orang. Ribuan orang lainnya terluka dan lebih dari 100 orang diculik.
Sebagai respons, Israel mendeklarasikan perang dengan nama Operasi Pedang Besi.
Militer Zionis meluncurkan serangan udara dan tembakan artileri ke Gaza yang telah menewaskan 687 orang. Sekitar 3.726 warga Palestina lainnya terluka.
Selain itu, Israel kini mengepung total Gaza yang membuat wilayah kantong Palestina itu tidak akan lagi mendapat pasokan listrik, makanan, gas atau bahkan bakar lainnya.
Baca Juga: Ketika Barat Berstandar Ganda Sikapi Palestina dan Ukraina
Lihat Juga :