Kenapa Operasi Badai Al-Aqsa Sangat Efektif? Salah Satunya Rakyat Israel Terpecah Belah

Selasa, 10 Oktober 2023 - 02:40 WIB
loading...
A A A
“Tentu saja, hal ini juga dapat menguntungkan pihak oposisi karena akan mendorong kekuatan yang lebih ekstrim keluar,” katanya.

“Semua angka yang kami miliki menunjukkan bahwa jika pemerintahan ini jatuh, mereka tidak akan mempunyai kesempatan lagi untuk mendapatkan pijakan yang kuat.”

Skenario tersebut mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan untuk terwujud jika terjadi konflik berkepanjangan di Gaza.

Sementara itu, protes anti-Netanyahu masih terhenti. Penyelenggara membatalkan protes pada Sabtu malam, dengan alasan situasi keamanan dan menyuarakan dukungan kepada tentara.

Baca Juga: Dikarenakan Serangan Zionis ke Gaza Berlanjut, Brigade Qassam Ancam Eksekusi Sandera Israel

4. Munculnya Gerakan Protes dalam Beberapa Bulan Terakhir

Kenapa Operasi Badai Al-Aqsa Sangat Efektif? Salah Satunya Rakyat Israel Terpecah Belah

Foto/Reuters

Elad-Strenger mengatakan beberapa orang sudah mulai bertukar tuduhan dengan kelompok sayap kanan yang menuduh gerakan protes menciptakan ketidakstabilan dan membuat militer tidak siap, sementara kelompok sayap kiri menyalahkan Netanyahu dan para menterinya atas provokasi terhadap warga Palestina.

Namun Eisin mengatakan para politisi dan pengunjuk rasa sama-sama telah menghentikan “permainan saling menyalahkan”.

“Kita harus bersatu untuk berjuang,” katanya. “Semuanya telah dikesampingkan. Banyak dari pengunjuk rasa adalah tentara cadangan [di angkatan bersenjata]. Mereka semua pergi ketika dipanggil. Tidak ada yang mengatakan mereka tidak akan pergi.”

Namun, kemungkinan besar ketika situasi sudah tenang, protes akan kembali terjadi.

“Warga Israel sangat marah terhadap pemerintah karena mengecewakan mereka. Ada perasaan bahwa negara telah melemah di bawah pengawasan Netanyahu,” kata Stephens.

“Perang ini akan terjadi, Israel akan bersatu. Namun Anda sudah bisa melihat bahwa ada keinginan untuk mendapatkan retribusi, bahwa ada sesuatu yang sangat buruk di negara bagian ini dan di seluruh sistem, dan akan ada harga yang harus dibayar secara politik.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
3 Negara Pendukung Bashar...
3 Negara Pendukung Bashar al-Assad, Salah Satunya Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved