Kenapa Operasi Badai Al-Aqsa Sangat Efektif? Salah Satunya Rakyat Israel Terpecah Belah

Selasa, 10 Oktober 2023 - 02:40 WIB
loading...
A A A
Julia Elad-Strenger, asisten profesor politik di Universitas Bar Ilan Israel, mengatakan masyarakat Israel terguncang dan akan bersatu untuk memberikan tanggapan yang keras.

“Kejutan besar yang disebabkan oleh penculikan dan penyerangan warga sipil oleh Hamas dengan cara yang terorganisir, di dalam wilayah Israel, memberikan legitimasi yang sangat kuat di seluruh spektrum politik untuk operasi militer yang cukup dramatis di Gaza,” katanya kepada Al Jazeera.

Namun pemerintah juga menghadapi kritik keras, bahkan dari dalam negeri, karena dianggap lengah.

Krisis ini merupakan pukulan berat bagi Netanyahu, yang telah berulang kali dikepung oleh krisis politik dan tuduhan korupsi yang mengancam akan menjebloskannya ke penjara.

2. Israel Sedang Mengalami Krisis Politik

Kenapa Operasi Badai Al-Aqsa Sangat Efektif? Salah Satunya Rakyat Israel Terpecah Belah

Foto/Reuters

Michael Stephens, seorang peneliti di lembaga riset pertahanan dan keamanan Royal United Services Institute yang berbasis di Inggris, mengatakan serangan itu “menghancurkan secara politik bagi Netanyahu”.

“Pemerintah ini dimaksudkan untuk menjadi pihak yang memperhatikan keamanan dengan serius, namun mereka tidak memberikan apa-apa,” katanya.

“Tidak mungkin mereka keluar dari situasi ini dengan penampilan yang bagus. Akan sangat, sangat sulit bagi seorang PM Israel untuk bertahan dalam situasi ini.”

Namun perdana menteri Israel yang paling lama menjabat ini memiliki reputasi yang baik sebagai orang yang selamat, dan mungkin terlalu dini untuk menulis berita kematian politiknya.

Pada hari yang sama dengan serangan itu, Netanyahu dan saingan beratnya, pemimpin oposisi Yair Lapid dan Benny Gantz, secara terbuka mempertimbangkan gagasan pembentukan pemerintahan darurat yang luas.

3. Pemerintahan Sayap Kanan Israel Memicu Kemarahan Rakyat Israel

Kenapa Operasi Badai Al-Aqsa Sangat Efektif? Salah Satunya Rakyat Israel Terpecah Belah

Foto/Reuters

Hal ini akan menggantikan pemerintahan yang secara luas dipandang sebagai salah satu pemerintahan paling sayap kanan dalam sejarah Israel, baik dalam hal kebijakannya terhadap Palestina dan dalam hal agenda domestiknya – terutama rencana kontroversial untuk mensterilkan sistem peradilan Israel, yang memainkan peran penting. dalam memeriksa kekuasaan eksekutif.

Rencana reformasi tersebut, yang didukung oleh beberapa mitra koalisi sayap kanan Netanyahu, telah memicu protes massal selama berbulan-bulan oleh warga Israel yang khawatir hal itu akan mengakhiri demokrasi mereka.

Elad-Strenger mengatakan, jika Lapid dan Gantz bergabung dengan pemerintah, hal itu dapat melemahkan atau mengesampingkan anggota sayap kanan. Hal ini pada gilirannya akan memberi Netanyahu cara untuk membatalkan reformasi peradilan, yang telah merusak reputasinya di mata para pemilih, namun masih memungkinkannya untuk tetap berkuasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved