Seorang TKI di Malaysia Disiksa Majikan, Gajinya Tak Dibayar

Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:39 WIB
loading...
Seorang TKI di Malaysia...
Ilustrasi perempuan korban kekerasan. Foto/SINDOnews.com
A A A
IPOH - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga disiksa majikannya di Malaysia. Gaji korban belum pernah dibayarkan sejak dia bekerja Agustus 2019.

Polisi Malaysia telah menahan tiga anggota keluarga majikan yang diduga menyiksa TKI tersebut di rumah mereka di Taman Desa Pantai 2, Pantai Remis, dekat Manjung, pada Sabtu pekan lalu.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal (CID) Polisi Perak, Malaysia; Anuar Othman, mengatakan perempuan TKI berusia 31 tahun menderita luka-luka akibat disiksa oleh majikannya yang berusia 52 tahun dan kedua anaknya, masing-masing berusia 23 dan 17 tahun. (Baca: TKI Bernama Sulasih Kritis di Arab Saudi, Ada Luka Setrika di Tangannya )

Anuar mengatakan tersangka perempuan yang telah menjadi majikan korban sejak Agustus 2019 dan kedua anaknya ditangkap setelah sebuah tim polisi dari Departemen Investigasi Kriminal Polisi Distrik Manjung menyelamatkan korban pada pukul 20.45 malam pada 1 Agustus 2020.

“Korban dilaporkan tidak dibayar gajinya selama periode ia bekerja untuk majikannya, selain itu pembantu tersebut dikurung di rumah dan dipaksa bekerja setiap hari. Telinganya juga hampir robek," ujarnya seperti dikutip kantor berita Bernama, Selasa (4/8/2020).

Dia mengatakan korban telah dikirim ke tempat penampungan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Polisi belum merinci identitas korban.

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Anti-Penyelundupan Migran 2007 Malaysia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Selat Hormuz Tegang...
Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Rekomendasi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved