Apakah Operasi Badai Al Aqsa Tanda Kehancuran Israel pada 2024?

Senin, 09 Oktober 2023 - 16:14 WIB
loading...
A A A
Pejuang Hamas dan para pendukungnya percaya bahwa Israel harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya. Israel tak bisa dibiarkan begitu saja melakukan berbagai kekejaman terhadap rakyat Palestina yang tak berdosa.

Peningkatan sentimen anti-Israel di dunia internasional dapat memiliki dampak negatif bagi Israel dalam beberapa hal, termasuk: Memperburuk citra Israel di dunia; Meningkatkan potensi boikot terhadap Israel; Mempersulit Israel untuk menarik investasi asing.

4. Menyebabkan Konflik Lebih Lanjut di Timur Tengah


Operasi Badai Al Aqsa telah meningkatkan potensi konflik lebih lanjut di Timur Tengah. Operasi ini telah menunjukkan kedua belah pihak masih belum siap untuk berdamai.

Banyak orang percaya konflik antara Israel dan Palestina hanya dapat diselesaikan melalui dialog dan negosiasi. Namun, Operasi Badai Al Aqsa dan serangan balik Israel telah membuat dialog dan negosiasi menjadi lebih sulit.

Konflik lebih lanjut di Timur Tengah dapat memiliki dampak negatif bagi seluruh dunia, termasuk: Meningkatkan risiko perang lebih luas; Memperburuk kondisi ekonomi; Meningkatkan jumlah pengungsi.

Hanya waktu yang akan menjawab dampak jangka panjang dari Operasi Badai Al Aqsa oleh pejuang Hamas.

Di satu sisi, Israel dan Amerika Serikat tak dapat menahan malu atas keberhasilan serangan Hamas tersebut yang membuat kocar-kacir militer rezim Zionis.

Namun, operasi ini jelas merupakan peristiwa penting yang dapat memiliki dampak signifikan pada masa depan Israel dan Palestina.

Dengan berbagai perkembangan yang terjadi, kehancuran Israel mungkin hanya masalah waktu. Yang pasti, semua akal sehat di dunia menentang penjajahan brutal Israel terhadap rakyat Palestina, dengan dalih apapun.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved