Ini Reaksi Dunia atas Perang Besar Hamas dan Israel
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
“Ngeri dengan perkembangan yang terjadi di bagian selatan negara ini. Serangan teroris ini tidak dapat diterima dan harus dikutuk oleh semua orang. Kami berdiri berdampingan bersama Israel dan rakyat Israel,” tulis Kedutaan Besar Prancis di media sosial X.
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan Berlin mengutuk dengan tegas serangan teroris dari Gaza terhadap Israel.
"Hamas berkontribusi pada intensifikasi kekerasan," katanya. "Kekerasan dan roket yang ditujukan kepada orang-orang yang tidak bersalah harus segera dihentikan."
“Yunani mengutuk keras peluncuran serangan roket besar-besaran hari ini dari Gaza terhadap Israel. Yunani mendukung Israel dan sangat prihatin dengan peningkatan kekerasan yang tidak dapat diterima ini,” tulis Kementerian Luar Negeri Yunani di media
sosial X.
“Kami mengucapkan selamat kepada para pejuang Palestina,” kata penasehatnya, Rahim Safavi. “Kami akan mendukung para pejuang Palestina sampai pembebasan Palestina dan Yerusalem.”
Italia mengatakan pihaknya mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri terhadap serangan brutal oleh Hamas.
"Pemerintah mengutuk sekeras-kerasnya teror dan kekerasan yang terjadi terhadap warga sipil tak berdosa," kata pemerintah Italia.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang berperang dan dia yakin negaranya akan menang.
“Musuh kita akan menanggung akibat yang belum pernah mereka ketahui,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video.
Kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka memantau dengan cermat situasi di Gaza dan melakukan kontak langsung dengan kepemimpinan perlawanan Palestina.
"Ini adalah tanggapan yang tegas terhadap pendudukan Israel yang terus berlanjut dan merupakan pesan kepada mereka yang mengupayakan normalisasi dengan Israel," kata Hizbullah.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri terhadap teror pemukim dan pasukan pendudukan Israel.
Hal itu disampaikannya pada pertemuan darurat yang diadakan di Ramallah dengan sejumlah pejabat tinggi Otoritas Palestina.
“Saya mengutuk keras serangan Hamas terhadap Israel yang sedang berlangsung. Agresi dan tindakan kekerasan yang tidak berdasar, terutama terhadap warga sipil, tidak dapat diterima. Pikiran dan doa kami menyertai semua orang yang terkena dampak peristiwa mengerikan ini,” tulis Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau di media sosial X.
Kementerian luar negeri Qatar mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Israel sendirilah yang bertanggung jawab atas meningkatnya kekerasan terhadap rakyat Palestina.
Pernyataan tersebut meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan menyerukan komunitas internasional untuk mencegah Israel menggunakan peristiwa ini sebagai alasan untuk melancarkan perang yang tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
5. Jerman
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan Berlin mengutuk dengan tegas serangan teroris dari Gaza terhadap Israel.
"Hamas berkontribusi pada intensifikasi kekerasan," katanya. "Kekerasan dan roket yang ditujukan kepada orang-orang yang tidak bersalah harus segera dihentikan."
6. Yunani
“Yunani mengutuk keras peluncuran serangan roket besar-besaran hari ini dari Gaza terhadap Israel. Yunani mendukung Israel dan sangat prihatin dengan peningkatan kekerasan yang tidak dapat diterima ini,” tulis Kementerian Luar Negeri Yunani di media
sosial X.
7. Iran
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Hosseini Khamenei mengatakan bahwa Iran mendukung serangan Palestina.“Kami mengucapkan selamat kepada para pejuang Palestina,” kata penasehatnya, Rahim Safavi. “Kami akan mendukung para pejuang Palestina sampai pembebasan Palestina dan Yerusalem.”
8. Italia
Italia mengatakan pihaknya mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri terhadap serangan brutal oleh Hamas.
"Pemerintah mengutuk sekeras-kerasnya teror dan kekerasan yang terjadi terhadap warga sipil tak berdosa," kata pemerintah Italia.
9. Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang berperang dan dia yakin negaranya akan menang.
“Musuh kita akan menanggung akibat yang belum pernah mereka ketahui,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video.
10. Hizbullah
Kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka memantau dengan cermat situasi di Gaza dan melakukan kontak langsung dengan kepemimpinan perlawanan Palestina.
"Ini adalah tanggapan yang tegas terhadap pendudukan Israel yang terus berlanjut dan merupakan pesan kepada mereka yang mengupayakan normalisasi dengan Israel," kata Hizbullah.
11. Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri terhadap teror pemukim dan pasukan pendudukan Israel.
Hal itu disampaikannya pada pertemuan darurat yang diadakan di Ramallah dengan sejumlah pejabat tinggi Otoritas Palestina.
12. Polandia
“Saya mengutuk keras serangan Hamas terhadap Israel yang sedang berlangsung. Agresi dan tindakan kekerasan yang tidak berdasar, terutama terhadap warga sipil, tidak dapat diterima. Pikiran dan doa kami menyertai semua orang yang terkena dampak peristiwa mengerikan ini,” tulis Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau di media sosial X.
13. Qatar
Kementerian luar negeri Qatar mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Israel sendirilah yang bertanggung jawab atas meningkatnya kekerasan terhadap rakyat Palestina.
Pernyataan tersebut meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan menyerukan komunitas internasional untuk mencegah Israel menggunakan peristiwa ini sebagai alasan untuk melancarkan perang yang tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Lihat Juga :