Rusia Ancang-ancang Cabut Larangan Uji Coba Nuklir
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
“Washington dan Brussels telah melancarkan perang melawan negara kita," imbuhnya.
“Pada pertemuan Dewan Duma Negara berikutnya, kami pasti akan membahas masalah pencabutan ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif,” sambungnya seperti dikutip dari Sky News, Jumat (6/10/2023).
Antara tahun 1945 hingga perjanjian tahun 1996, lebih dari 2.000 uji coba nuklir dilakukan. Dari jumlah itu, 1.032 dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan 715 oleh Uni Soviet.
Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir
Dimulainya kembali uji coba nuklir oleh Rusia, Amerika atau keduanya akan menimbulkan destabilisasi pada saat ketegangan antara kedua negara sedang tinggi.
“Pada pertemuan Dewan Duma Negara berikutnya, kami pasti akan membahas masalah pencabutan ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif,” sambungnya seperti dikutip dari Sky News, Jumat (6/10/2023).
Antara tahun 1945 hingga perjanjian tahun 1996, lebih dari 2.000 uji coba nuklir dilakukan. Dari jumlah itu, 1.032 dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan 715 oleh Uni Soviet.
Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir
Dimulainya kembali uji coba nuklir oleh Rusia, Amerika atau keduanya akan menimbulkan destabilisasi pada saat ketegangan antara kedua negara sedang tinggi.
Lihat Juga :