Putin Blak-blakan Soal Tingkah Armenia dan Eksodus Besar-besaran dari Nagorno-Karabakh
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
Pashinyan menandatangani perjanjian mengenai hal tersebut pada Oktober 2022 di Praha, menurut pemimpin Rusia tersebut, dan kemudian menegaskannya kembali di Brussels awal tahun ini.
“Ngomong-ngomong, tidak ada yang memberi tahu kami tentang hal ini, saya pribadi mengetahuinya dari media,” ujar Putin.
Baca juga: Putin: Kita Harus Membangun Dunia Baru
Meskipun Azerbaijan selalu bersikeras Karabakh adalah bagian dari wilayahnya, Armenia tidak pernah mengakui deklarasi kemerdekaan di wilayah tersebut, yang oleh Putin digambarkan sebagai hal yang “aneh.”
“Apa pun yang terjadi, Michel dan rekan-rekan Uni Eropa setidaknya harus memikirkan nasib etnis Armenia sebelum membujuk Pashinyan agar menyerahkan wilayah tersebut,” ujar Putin.
“Mereka setidaknya harus menguraikan nasib orang-orang Armenia di Karabakh, semacam prosedur integrasi Karabakh ke dalam negara Azerbaijan, terkait dengan menjamin keamanan dan hak-hak mereka. Tapi tidak ada hal semacam itu di sana, yang ada hanya ‘Karabakh adalah bagian dari Azerbaijan’,” ungkap presiden Rusia tersebut.
Putin menegaskan, “Apa yang bisa kami lakukan jika Armenia sendiri yang memutuskan demikian?”
“Ngomong-ngomong, tidak ada yang memberi tahu kami tentang hal ini, saya pribadi mengetahuinya dari media,” ujar Putin.
Baca juga: Putin: Kita Harus Membangun Dunia Baru
Meskipun Azerbaijan selalu bersikeras Karabakh adalah bagian dari wilayahnya, Armenia tidak pernah mengakui deklarasi kemerdekaan di wilayah tersebut, yang oleh Putin digambarkan sebagai hal yang “aneh.”
“Apa pun yang terjadi, Michel dan rekan-rekan Uni Eropa setidaknya harus memikirkan nasib etnis Armenia sebelum membujuk Pashinyan agar menyerahkan wilayah tersebut,” ujar Putin.
“Mereka setidaknya harus menguraikan nasib orang-orang Armenia di Karabakh, semacam prosedur integrasi Karabakh ke dalam negara Azerbaijan, terkait dengan menjamin keamanan dan hak-hak mereka. Tapi tidak ada hal semacam itu di sana, yang ada hanya ‘Karabakh adalah bagian dari Azerbaijan’,” ungkap presiden Rusia tersebut.
Putin menegaskan, “Apa yang bisa kami lakukan jika Armenia sendiri yang memutuskan demikian?”
Lihat Juga :