5 Alasan Jon Fosse dari Norwegia Mendapat Hadiah Nobel Sastra

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 02:02 WIB
loading...
A A A
"Saya telah menjadi bagian dari diskusi selama sepuluh tahun dan telah mempersiapkan diri dengan hati-hati selama sepuluh tahun agar hal itu bisa terjadi."

Sekarang tidak ada lagi hadiah besar yang bisa dimenangkan, katanya kepada stasiun televisi Norwegia, TV2. "Semuanya akan menurun mulai sekarang."

Pemenang penghargaan sastra sebelumnya termasuk Gabriel Garcia Marquez dari Kolombia dan John Steinbeck dari Amerika, bersama penyanyi penulis lagu Bob Dylan dan perdana menteri Inggris pada Perang Dunia Kedua Winston Churchill.

3. Menulis dalam Bahasa Norwegia

5 Alasan Jon Fosse dari Norwegia Mendapat Hadiah Nobel Sastra

Foto/Reuters

Terobosan Fosse di Eropa sebagai seorang dramawan datang dengan produksi drama tahun 1996 karya Claude Régy di Paris tahun 1996 "Nokon kjem til å komme" ("Seseorang Akan Datang").

Magnum opusnya dalam bentuk prosa adalah seri "Septology" yang terdiri dari tiga buku yang dibagi menjadi tujuh bagian yang diselesaikannya pada tahun 2021 - "Det andre namnet" ("The Other Name" - 2019), "Eg er ein annan" ("I is Another - 2020), dan "Eit nytt namn" ("Nama Baru" - 2021).

“Pekerjaan ini berlangsung tanpa henti dan tanpa jeda kalimat, namun secara formal disatukan dengan tema yang berulang dan gerakan ritual doa dalam rentang waktu tujuh hari,” kata Olsson dari Akademi.

Fosse, menulis dalam bahasa Norwegia yang paling tidak umum dari dua versi resmi. Dia mengatakan bahwa dia menganggap penghargaan tersebut sebagai pengakuan terhadap bahasa tersebut dan gerakan yang mempromosikannya, dan pada akhirnya dia berhutang penghargaan tersebut kepada bahasa itu sendiri.

Dikenal sebagai "bahasa Norwegia baru" dan hanya digunakan oleh sekitar 10% populasi, bahasa versi Fosse dikembangkan pada abad ke-19 dengan dialek pedesaan sebagai dasarnya, menjadikannya alternatif dari penggunaan bahasa Denmark yang dominan sejak tahun 400. -tahun persatuan dengan Denmark.

“Saya mulai menulis ketika saya berusia 12 tahun dan buku pertama diterbitkan 40 tahun yang lalu… Saya akan terus menulis, namun saya tidak berencana untuk bersaing dengan diri saya sendiri,” kata Fosse kepada lembaga penyiaran publik Norwegia, NRK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved