6 Alasan Amerika Serikat Takut pada Potensi Senjata Nuklir Iran

Rabu, 04 Oktober 2023 - 11:40 WIB
loading...
A A A
Amerika Serikat harus merespons untuk melindungi sekutunya, yang dapat membawa mereka ke dalam konflik yang lebih besar dengan Iran atau bahkan negara-negara lain yang berpihak pada Iran.

4. Persebaran Teknologi Nuklir


Peningkatan kemampuan nuklir Iran juga berdampak pada penyebaran teknologi nuklir ke negara-negara lain.

Ini dapat memicu ketakutan global tentang risiko proliferasi nuklir, di mana lebih banyak negara memperoleh kemampuan nuklir mereka sendiri.

Hal ini akan menyulitkan upaya mengendalikan penyebaran senjata nuklir di tingkat global.

5. Dampak pada Kesepakatan Nuklir


Pada tahun 2015, Amerika Serikat bersama dengan negara-negara lain mencapai kesepakatan nuklir dengan Iran yang dikenal sebagai Perjanjian Nuklir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Kesepakatan ini bertujuan membatasi program nuklir Iran dalam pertukaran pengurangan sanksi ekonomi.

Namun, ketika Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan tersebut pada tahun 2018, program nuklir Iran kembali aktif.

Ini menimbulkan ketidakpastian dan meningkatkan kekhawatiran bahwa Iran dapat mengembangkan senjata nuklir tanpa pembatasan yang efektif.

6. Amerika Serikat Tak Ingin Ada Pemain Baru


Amerika Serikat merupakan salah satu negara pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia. Saat ini AS terlibat perang proksi melawan Rusia dalam pertempuran di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved