5 Fakta Pemberontak PKK di Turki, Nomor 3 Memiliki Pasukan Berani Mati Bernama Immortals Battalion

Selasa, 03 Oktober 2023 - 19:45 WIB
loading...
A A A
Hukumannya dikurangi menjadi penjara seumur hidup pada bulan Oktober 2002 setelah Turki menghapuskan hukuman mati dan dia masih dipenjara di sebuah pulau dekat Istanbul. Pertempuran berkurang setelah penangkapan Ocalan, yang juga menyebabkan banyak gencatan senjata sepihak PKK dan penarikan pejuang pemberontak dari Turki.

Setelah kekerasan meningkat, Turki dan PKK terlibat dalam perundingan perdamaian pada akhir tahun 2012. Namun proses dan gencatan senjata tersebut gagal pada bulan Juli 2015, sehingga memicu periode paling berdarah dalam konflik tersebut dan mengakibatkan kerusakan besar di beberapa wilayah perkotaan di negara tersebut. Turki tenggara.

5. Kerap Berlindung di Pegunungan Irak

5 Fakta Pemberontak PKK di Turki, Nomor 3 Memiliki Pasukan Berani Mati Bernama Immortals Battalion

Foto/Reuters

Dalam beberapa tahun terakhir konflik telah berpindah dari Turki tenggara menjadi terfokus terutama di Irak utara, dimana PKK mempunyai basis di pegunungan. Turki memiliki puluhan pos terdepan di wilayah Irak dan telah melancarkan operasi melawan militan di sana. Mereka sering melakukan serangan udara dengan pesawat tempur dan drone tempur.

Presiden Irak Abdul-Latif Rashid mengatakan dalam komentar yang disiarkan pada hari Senin bahwa Irak menolak serangan udara Turki yang berulang kali atau kehadiran pangkalan Turki di wilayah Kurdistan, dan berharap dapat mencapai kesepakatan dengan Ankara untuk menyelesaikan masalah ini.

Turki juga menargetkan milisi YPG di Suriah, karena menganggapnya sebagai afiliasi PKK, dan telah melakukan operasi lintas batas untuk mengusir kelompok tersebut dari perbatasannya. Namun YPG juga merupakan ujung tombak sekutu utama koalisi pimpinan AS melawan ISIS. Dukungan Washington terhadap SDF telah menjadi sumber ketegangan AS-Turki selama bertahun-tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved