5 Fakta Permusuhan Pemerintah Turki dan Pemberontak PKK
Selasa, 03 Oktober 2023 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan pada hari Selasa bahwa polisi melakukan penggerebekan di 64 provinsi Turki, menahan orang-orang yang dicurigai menjadi bagian dari “struktur intelijen” Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.
"Sekitar 13.400 personel keamanan ambil bagian dalam operasi tersebut," nya dilansir Al Jazeera. Dia menambahkan bahwa ribuan senjata ilegal telah disita.
![5 Fakta Permusuhan Pemerintah Turki dan Pemberontak PKK]()
Foto/Reuters
PKK ditetapkan sebagai “organisasi teroris” oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.
Awalnya mengangkat senjata melawan negara Turki pada tahun 1984, PKK melancarkan pemberontakan yang mengakibatkan kematian puluhan ribu orang.
Tujuan yang dinyatakan adalah pembentukan negara Kurdi sosialis yang independen di wilayah “Kurdistan” di Turki tenggara.
PKK dan cabangnya telah melakukan banyak serangan terhadap militer dan pasukan keamanan serta warga sipil di Turki.
Turki secara teratur melakukan operasi militer di bagian tenggara negara dengan tujuan untuk mengusir PKK. Mereka juga menindak politisi, jurnalis, dan aktivis Kurdi di negara tersebut.
Ankara juga secara teratur menargetkan posisi PKK di Irak utara, sehingga memicu kemarahan Baghdad, yang menuduh Turki melanggar kedaulatannya.
"Sekitar 13.400 personel keamanan ambil bagian dalam operasi tersebut," nya dilansir Al Jazeera. Dia menambahkan bahwa ribuan senjata ilegal telah disita.
4. Pemberontakan PKK Menewaskan Puluhan Ribu Orang

Foto/Reuters
PKK ditetapkan sebagai “organisasi teroris” oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.
Awalnya mengangkat senjata melawan negara Turki pada tahun 1984, PKK melancarkan pemberontakan yang mengakibatkan kematian puluhan ribu orang.
Tujuan yang dinyatakan adalah pembentukan negara Kurdi sosialis yang independen di wilayah “Kurdistan” di Turki tenggara.
PKK dan cabangnya telah melakukan banyak serangan terhadap militer dan pasukan keamanan serta warga sipil di Turki.
Turki secara teratur melakukan operasi militer di bagian tenggara negara dengan tujuan untuk mengusir PKK. Mereka juga menindak politisi, jurnalis, dan aktivis Kurdi di negara tersebut.
Ankara juga secara teratur menargetkan posisi PKK di Irak utara, sehingga memicu kemarahan Baghdad, yang menuduh Turki melanggar kedaulatannya.
(ahm)
Lihat Juga :