7 Presiden dan PM yang Akan Hadir dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali, Siapa Saja Mereka?

Senin, 02 Oktober 2023 - 15:42 WIB
loading...
7 Presiden dan PM yang...
KTT Negara Kepulauan AIS (Archipelagic & Island States) digelar tahun ini di Indonesia. Foto/aisforum.org
A A A
DILI - KTT Negara Kepulauan AIS (Archipelagic & Island States) akan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumahnya pada 11 Oktober 2023 mendatang.

Konferensi Tingkat Tinggi yang akan diadakan di Bali tersebut akan dihadiri oleh sejumlah Presiden dan Perdana Menteri dari beberapa negara.

Dilansir dari laman resmi AIS Forum, Archipelagic and Island States (AIS) adalah forum yang dirancang untuk mencakup negara kepulauan tanpa memandang luas wilayah dan tingkat pembangunannya.

Tujuan dari dibentuknya AIS ini adalah untuk mengatasi tantangan pemanfaatan sumber daya laut demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, polusi laut, manajemen darurat, dan peningkatan perikanan berkelanjutan.

Meskipun memiliki 51 negara anggota, namun tidak semua pemimpin negara akan hadir dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali.

Saat ini diperkirakan hanya ada 7 kepala negara saja yang akan hadir, dan sisanya akan diwakilkan oleh deputi perdana menteri dan duta besar.

7 Presiden dan PM yang akan hadir dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali

1. Christian Louis Ntsay


Christian Louis Ntsay merupakan Perdana Menteri Madagaskar jadi salah satu kepala negara yang telah dikonfirmasi kehadirannya dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali.

Madagaskar adalah negara kepulauan yang berada di wilayah Afrika Timur. Hubungan antara Indonesia dengan Madagaskar sendiri telah berlangsung sejak tahun 1975 silam.

2. Azali Assoumani


Selanjutnya ada Presiden dari Uni Komoro yang akan hadir dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali. Hubungan antara Indonesia dengan Uni Komoro sendiri telah terjalin sejak tahun 1989 silam.

Bahkan ketika negara ini mengalami krisis ketika Covid 19, Indonesia menjadi salah satu negara yang menyumbangkan bantuannya. Komoro merupakan sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia. Komoro juga merupakan negara Arab terkecil kedua setelah Bahrain.

3. Wesley Simina


Presiden Mikronesia yang baru saja menjabat ini juga menjadi kepala negara yang akan hadir dalam KTT Negara Kepulauan AIS di Bali.

Mikronesia adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik yang terdiri dari empat negara bagian, yakni Yap, Chuuk, Pohnpei dan Kosrae. Wilayah ini telah membangun hubungan diplomatik dengan Indonesia sejak 1991.

4. Dalton Tagelagi


Perdana Menteri Dalton Tagelagi adalah perwakilan negara Niue untuk KTT Negara Kepulauan AIS di Bali. Niue sendiri merupakan sebuah kepulauan di Samudera Pasifik dan masuk ke dalam wilayah Oceania.

Hubungan antara Niue dengan Indonesia sendiri baru dilakukan pada tahun 2019 pada pelaksanaan Pacific Exposition di Auckland, Selandia Baru.

5. James Marape


James Marape adalah Perdana Menteri Papua Nugini yang menjabat sejak tahun 2019. Sebagai wilayah yang terhubung dengan Indonesia membuat Papua Nugini memiliki hubungan diplomatik yang cukup lama dengan tanah air, yakni sejak tahun 1973.

6. Xanana Gusmao


Xanana Gusmao adalah Perdana Menteri Timor Leste yang akan ikut hadir dalam acara KTT AIS di Bali.

Perdana Menteri yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Presiden ini menjadi kepala negara yang punya hubungan dekat dengan Indonesia.

Bahkan Tanah Air ikut mendukung keanggotaan Timor Leste di ASEAN.

7. Patrice Trovoada


Kehadiran Kepala Negara Sao Tome dan Principe ini menjadi kunjungan pertamanya ke Indonesia selama menjadi Perdana Menteri.

Sebelumnya, Indonesia juga pernah melakukan kunjungan bilateral dan pertemuan ke wilayah Sao Tome dan Principe di tahun 2021 lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Kerusuhan Madagaskar...
Kerusuhan Madagaskar Soroti Meningkatnya Sentimen Negatif terhadap China di Afrika
Kenapa Paspor Timor...
Kenapa Paspor Timor Leste Lebih Kuat daripada Paspor Indonesia?
3 Alasan Timor Leste...
3 Alasan Timor Leste Baru Bergabung ASEAN pada 2025, dari Pembangunan hingga Menjaga Stabilitas
Timor Leste Resmi Jadi...
Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Xanana Gusmao: Babak Baru yang Menginspirasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
7 Ikan Aman Dikonsumsi...
7 Ikan Aman Dikonsumsi Mentah, Kaya akan Nutrisi dan Protein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved