Penyerang Jemaah Tarawih di London: Saya Ingin Bunuh Semua Muslim

Senin, 19 Juni 2017 - 16:59 WIB
Penyerang Jemaah Tarawih...
Penyerang Jemaah Tarawih di London: Saya Ingin Bunuh Semua Muslim
A A A
LONDON - Pelaku serangan mobil terhadap jemaah Masjid Finsbury Park, London utara, usai salat Tarawih, mengancam akan membunuh semua warga Muslim. Ancaman itu dia teriakkan saat melakukan serangan.

Serangan terjadi di luar masjid di kawasan Seven Sisters Road, tengah malam atau dini hari waktu setempat (19/6/2017). Jemaah yang berjumlah sekitar sepuluh orang keluar dari masjid usai salat Tarawih dan ditabraki dengan van putih oleh pelaku.

Pelaku dalam aksinya juga menusuk satu orang, sebelum mencoba melarikan diri. Satu orang tewas dan beberapa orang lainnya terluka.

Pelaku telah ditangkap polisi, namun identitas dan motif serangan belum diungkap Kepolisian Metropolitan London.

Seorang saksi mata yang ingin diidentifikasi sebagai Abdulrahman, yang bukan nama sebenarnya, berada di tempat kejadian saat serangan mengerikan itu terjadi.

“Saya berhasil melihat sopir van. Dia ingin melarikan diri dan berkata, 'Saya ingin membunuh semua Muslim',” ujar Abdulrahman.

”Jadi, dia kembali ke jalan utama dan saya berhasil membawanya, saya dan beberapa orang lainnya berhasil menahannya sampai polisi tiba, kira-kira 20 menit sampai polisi tiba,” lanjut dia, seperti dikutip Daily Mirror.

Abdulrahman mengklaim pelaku juga beteriak; ”Bunuh saya”. “Saya bilang; 'katakan mengapa Anda mengemudi dan mencoba untuk membunuh orang yang tidak bersalah?',” papar saksi tersebut.

Pelaku yang sempat dipukuli warga tidak menjawab pertanyaan Abdurahman. Ketika mobil polisi tiba, dia bergegas masuk ke mobil petugas. ”Ketika dia masuk ke van (polisi) dia memberi isyarat, dia tertawa,” ujar Abdulrahman.

Polisi belum menyimpulkan aksi pelaku sebagai serangan teroris, meski ada ancaman mengerikan terhadap komunitas Muslim yang dilontarkan.

Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May menggambarkannya sebagai insiden mengerikan. ”Semua pikiran saya ada pada mereka yang telah terluka, orang yang mereka cintai dan layanan darurat di tempat kejadian,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
3 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
4 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
5 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
6 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved