3 Dampak bagi Pemerintah AS jika Mengalami Shutdown

Sabtu, 30 September 2023 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Kontrak yang diberikan sebelum penutupan akan terus berlanjut, dan Pentagon dapat memberikan pesanan baru untuk pasokan atau layanan yang diperlukan untuk melindungi keamanan nasional. Kontrak baru lainnya, termasuk pembaruan atau perpanjangan, tidak akan diberikan. Pembayaran kepada kontraktor pertahanan seperti Boeing, Lockheed Martin dan RTX, yang sebelumnya dikenal sebagai Raytheon, mungkin tertunda.

Kewenangan untuk mengambil pasokan senjata dari AS untuk Ukraina tetap berlaku, namun beberapa pengiriman barang-barang pertahanan dapat diperlambat atau dihentikan sementara, dan banyak pekerja yang dirumahkan.

Administrasi Keamanan Nuklir Nasional Departemen Energi akan terus mempertahankan senjata nuklir.

3. Intelijen AS Tak Punya Kuasa

Badan Intelijen Pusat dan badan intelijen lainnya belum mengumumkan secara terbuka rencana penutupan pemerintahan mereka. Namun di masa lalu, staf yang terlibat dalam operasi, analisis, dan aktivitas dunia maya dianggap penting bagi keamanan nasional dan diperintahkan untuk tetap bekerja, mungkin tanpa bayaran.

Karyawan yang tidak penting akan dipulangkan dan perjalanan yang tidak penting akan dibatalkan atau ditunda.

4. Institusi Pelayanan Publik Tidak Bekerja Maksimal

3 Dampak bagi Pemerintah AS jika Mengalami Shutdown

Foto/Reuters

Setiap departemen dan lembaga mempunyai rencana darurat untuk menentukan karyawan mana yang harus tetap bekerja tanpa bayaran.

Penutupan pemerintahan pada tahun 2018-2019 menyebabkan sekitar 800.000 dari 2,2 juta pegawai pemerintah federal dirumahkan. Kantor anggaran Gedung Putih tidak mengatakan berapa banyak orang yang akan terkena dampaknya kali ini.

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan akan mempertahankan 227.000 dari 253.000 pekerjanya, termasuk agen keamanan perbatasan dan Penjaga Pantai.

Departemen Kehakiman mengatakan dalam rencana darurat tahun 2021 bahwa 85% dari 116.000 pegawainya akan dianggap penting, termasuk staf penjara dan jaksa. Litigasi pidana akan terus berlanjut, meskipun sebagian besar kasus litigasi perdata akan dihentikan sementara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved