Ini Klarifikasi Ukraina usai Klaim Habisi Komandan Rusia tapi Ternyata Masih Hidup
Rabu, 27 September 2023 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa, Moskow semakin menentang klaim Ukraina tentang nasib Sokolov ketika Kementerian Pertahanan Rusia membagikan gambar konferensi video yang menampilkan Laksamana Sokolov.
Itu terjadi tak lama setelah juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak memiliki informasi tentang dugaan kematian komandan Armada Laut Hitam Laksamana Sokolov.
Informasi yang bertentangan ini memaksa Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengumpulkan dan mencoba mengklarifikasi data mengenai korban jiwa akibat serangan rudal pada hari Senin.
“Seperti yang Anda ketahui, 34 petugas tewas akibat serangan rudal terhadap markas besar Armada Laut Hitam Federasi Rusia,” kata layanan militer tersebut.
“Sumber yang tersedia mengeklaim bahwa komandan Armada Laut Hitam Federasi Rusia termasuk di antara korban tewas. Banyak yang belum teridentifikasi karena perbedaan potongan tubuh," lanjut layanan tersebut, seperti dikutip Newsweek, Rabu (27/9/2023).
"Karena Rusia dipaksa untuk segera mempublikasikan jawaban dengan Sokolov yang tampaknya masih hidup, unit kami mengklarifikasi informasi tersebut. Ini terjadi dalam kerangka prosedur pengumpulan data tentang hasil operasi."
Itu terjadi tak lama setelah juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak memiliki informasi tentang dugaan kematian komandan Armada Laut Hitam Laksamana Sokolov.
Informasi yang bertentangan ini memaksa Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengumpulkan dan mencoba mengklarifikasi data mengenai korban jiwa akibat serangan rudal pada hari Senin.
“Seperti yang Anda ketahui, 34 petugas tewas akibat serangan rudal terhadap markas besar Armada Laut Hitam Federasi Rusia,” kata layanan militer tersebut.
“Sumber yang tersedia mengeklaim bahwa komandan Armada Laut Hitam Federasi Rusia termasuk di antara korban tewas. Banyak yang belum teridentifikasi karena perbedaan potongan tubuh," lanjut layanan tersebut, seperti dikutip Newsweek, Rabu (27/9/2023).
"Karena Rusia dipaksa untuk segera mempublikasikan jawaban dengan Sokolov yang tampaknya masih hidup, unit kami mengklarifikasi informasi tersebut. Ini terjadi dalam kerangka prosedur pengumpulan data tentang hasil operasi."
Lihat Juga :