Setelah Dipasang Rudal Python-5, Jet F-16 Singapura Dilengkapi Radar Tercanggih

Selasa, 26 September 2023 - 12:50 WIB
loading...
Setelah Dipasang Rudal...
Singapura terus memperbaharui kekuatan jet tempur F-16. Foto/Reuters
A A A
SINGAPURA - Jet tempur F-16 Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) telah ditingkatkan untuk meningkatkan kemampuan mereka dan menjaganya tetap siap operasional hingga pertengahan tahun 2030-an.

Demikian ditegaskan Kementerian Pertahanan (MINDEF). Kemampuan yang ditingkatkan ini termasuk Radar Active Electronically Scanned Array (AESA) yang memungkinkan F-16 melacak dan menyerang beberapa target dari jarak jauh, serta kemampuan serangan darat segala cuaca yang memungkinkannya menyerang target dengan lebih mampu. amunisi presisi.

Pada tahun 2019, Singapura pertama kali mengumumkan akan membeli empat jet tempur F-35B untuk pengujian lengkap dengan opsi delapan unit lagi. F-35 akan menggantikan armada F-16 RSAF yang sudah tua, yang mulai beroperasi pada tahun 1998 dan akan menjadi usang setelah tahun 2030.

Baca Juga: 5 Keunggulan Jet Tempur JAS 39 Gripen dari Swedia, Paling Siap dalam Serangan Mendadak

Peningkatan F-16 dimulai pada tahun 2016, dan peningkatan dilakukan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.

Selain AESA, beberapa upgrade terbaru untuk armada F-16 termasuk Joint Helm Mounted Cueing System, di mana pilot akan dilengkapi dengan kemampuan off-boresight tinggi “first-look, first-shoot”. Hal ini memungkinkan pilot mengarahkan senjatanya ke sasaran hanya dengan mengarahkan kepalanya ke arah sasaran.

Sistem ini juga memberi pilot gambaran umum data termasuk kecepatan udara, ketinggian dan jangkauan target, tanpa perlu melihat ke dalam kokpit selama pertempuran udara.

Peningkatan baru ini juga akan melengkapi jet tersebut dengan rudal udara-ke-udara modern seperti rudal Python-5, yang memungkinkannya menghadapi spektrum ancaman udara yang luas untuk meningkatkan tingkat kematian dan kemampuan bertahan hidup.

Dengan sistem amunisi Udara-ke-Tanah yang baru, jet F-16 juga dapat menyerang sasaran dengan akurasi lebih tinggi baik dalam kondisi siang maupun malam hari menggunakan amunisi seperti Laser Joint Direct Attack Munition.

Dalam lingkungan pertempuran udara yang bergerak cepat, F-16 yang ditingkatkan juga akan mampu memfasilitasi pertukaran informasi melalui kemampuan datalink Link-16 yang baru, yang memungkinkan berbagi informasi target dengan pesawat lain dan pasukan darat. Hal ini dapat mencegah penargetan ganda dan penggunaan senjata secara berlebihan.

Terakhir, rangkaian Electronic Warfare dari armada yang ditingkatkan ini dapat mendeteksi, mengidentifikasi, dan melawan ancaman yang ditimbulkan oleh musuh menggunakan sistem dukungan dan penanggulangan elektronik terintegrasi yang terdiri dari penerima peringatan, radar jammer, dan dispenser sekam/suar.

“Dengan kemampuan baru dan canggih ini, F-16 yang ditingkatkan akan memastikan kesiapan operasional dan kemampuan RSAF untuk mempertahankan langit Singapura hingga pertengahan tahun 2030-an,” demikian ungkap MINDEF, dilansir CNA.

Sementara itu, empat F-35B RSAF, yang diperkirakan akan dikirim sekitar tahun 2026, pertama-tama akan dikerahkan di benua Amerika Serikat untuk pelatihan dan evaluasi guna menentukan kemampuan dan integrasinya dengan sistem perang Angkatan Bersenjata Singapura lainnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved