Hendak ke Australia, Pesawat Penuh Kokain Rp1,1 Triliun Jatuh di PNG

Senin, 03 Agustus 2020 - 07:47 WIB
loading...
Hendak ke Australia,...
Bagian dari 28 kantong kokain yang ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat di Papua Nugini. Foto/Polisi Federal Australia
A A A
PORT MORESBY - Sebuah pesawat kecil yang hendak terbang ke Australia jatuh tak lama setelah lepas landas di Papua Nugini (PNG) pekan lalu. Pesawat itu penuh dengan kokain senilai USD80 juta atau lebih dari Rp1,1 triliun yang disimpan sebagai kargo.

Polisi Federal Australia (AFP) mengatakan lima pria anggota sindikat kejahatan yang bermarkas di Melbourne ditangkap di Australia dan dituduh berkonspirasi mengimpor 500 kilogram atau sekitar 1.102 pound kokain dari Papua Nugini ke Queensland.

Para tersangka menghadapi hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Polisi menuduh kelompok kriminal itu mengatur pesawat model Cessna untuk terbang secara ilegal dari Lapangan Terbang Mareeba di Queensland, Australia, ke Papua Nugini sekitar 3.000 kaki untuk menghindari deteksi radar pada 26 Juli.

"Penerbangan ini berbahaya bagi pesawat lain maupun yang ada di pesawat, selain ilegal dan tidak sah," kata AFP yang dilansir dari The Guardian, Senin (3/8/2020).

Setelah dimuat dengan kokain senilai USD80 juta, pesawat itu jatuh pada Sabtu sore itu setelah mencoba lepas landas dari landasan udara terpencil di Papa Lea Lea, utara Port Moresby, Papua Nugini. (Baca: Model Cantik Playboy Ini Ternyata Bos Geng Narkoba dan Pemasok Pelacur )

"Keserakahan memainkan peran penting dalam kegiatan sindikat dan tidak dapat mengesampingkan bahwa bobot kokain berdampak pada kemampuan pesawat untuk lepas landas," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved