Murka Soal Biji-bijian, Polandia Hentikan Pasokan Senjata ke Ukraina
Kamis, 21 September 2023 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Perselisihan perdagangan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Ketika jalur pelayaran utama di Laut Hitam ditutup akibat konflik dengan Rusia, biji-bijian Ukraina mengalir ke pasar Eropa, menurunkan harga dan mendatangkan malapetaka bagi produsen lokal.
Baca juga: 6 Tokoh Penting dalam Sejarah Rusia, Salah Satunya Peraih Hadiah Nobel Perdamaian
Kelimpahan biji-bijian mendorong larangan impor resmi di antara lima anggota Uni Eropa (UE) untuk melindungi petani dalam negeri, yakni Bulgaria, Hongaria, Polandia, Rumania, dan Slovakia.
Meskipun larangan di seluruh blok sudah berakhir pekan lalu, Warsawa, Budapest dan Bratislava memilih mempertahankan kebijakan tersebut secara individual.
Masing-masing berpendapat kebijakan tersebut diperlukan untuk menstabilkan harga.
Kiev bersikeras larangan tersebut ilegal, dan Menteri Ekonomi Yulia Sviridenko menyatakan, “Sangat penting bagi kami untuk membuktikan bahwa masing-masing negara anggota tidak dapat melarang impor barang-barang Ukraina.”
Pemerintah Ukraina telah mengajukan tuntutan hukum kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), berupaya menghentikan pembatasan perdagangan.
Baca juga: 6 Tokoh Penting dalam Sejarah Rusia, Salah Satunya Peraih Hadiah Nobel Perdamaian
Kelimpahan biji-bijian mendorong larangan impor resmi di antara lima anggota Uni Eropa (UE) untuk melindungi petani dalam negeri, yakni Bulgaria, Hongaria, Polandia, Rumania, dan Slovakia.
Meskipun larangan di seluruh blok sudah berakhir pekan lalu, Warsawa, Budapest dan Bratislava memilih mempertahankan kebijakan tersebut secara individual.
Masing-masing berpendapat kebijakan tersebut diperlukan untuk menstabilkan harga.
Kiev bersikeras larangan tersebut ilegal, dan Menteri Ekonomi Yulia Sviridenko menyatakan, “Sangat penting bagi kami untuk membuktikan bahwa masing-masing negara anggota tidak dapat melarang impor barang-barang Ukraina.”
Pemerintah Ukraina telah mengajukan tuntutan hukum kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), berupaya menghentikan pembatasan perdagangan.
Lihat Juga :