Ukraina Luncurkan Serangan Terbesar Rudal Storm Shadow terhadap Rusia, tapi Gagal Total

Kamis, 21 September 2023 - 14:15 WIB
loading...
A A A
"Dengan meningkatnya penyebaran sistem Krashuka dan penggunaan artileri penghasil awan aerosol, pasukan Rusia akan dapat sangat membatasi kemampuan Amerika Serikat untuk mengidentifikasi target dan menggambarkan mereka sebagai target serangan rudal jelajah," bunyi kesimpulan analisis tersebut.

Kerja Sistem Krasukha 4 Sukses


Selama serangan kemarin, dua rudal Storm Shadow dijatuhkan di wilayah Kherson. Penjabat gubernur wilayah tersebut, Vladimir Saldo, telah menulis kejadian itu di saluran Telegram miliknya.

“Hari ini, dua rudal jarak jauh Storm Shadow buatan Barat yang diluncurkan oleh militan rezim Kyiv berhasil dilumpuhkan di wilayah Kherson. Satu ditembak jatuh oleh pertahanan udara, dan satu rudal lainnya dicegat oleh sistem peperangan elektronik (EW), setelah itu jatuh ke tanah," tulis Saldo.

Rudal Storm Shadow memiliki ketahanan terhadap senjata elektronik. Jika terjadi gangguan sinyal navigasi satelit, navigasi tersebut akan kembali ke navigasi inersia. Salah satu cara, mungkin satu-satunya cara, senjata ini dapat dimatikan dengan menggunakan EW adalah jika avionik yang ada di dalamnya (radio altimeter, sistem fly-by-wire) menjadi tidak berfungsi.

Melumpuhkan avionik sepenuhnya memerlukan sistem peperangan EW berkekuatan tinggi, dan satu-satunya sistem seperti itu di zona perang adalah Krashukha 4.

"Rudal-rudal tersebut dibuat aman bagi Rusia oleh personel militer Rusia, dipersenjatai dengan senjata berteknologi tinggi dan dilengkapi dengan peralatan elektronik canggih," puji Saldo atas keberhasilan penjatuhan misil Storm Shadow.

Keberhasilan Penyaringan Aerosol


Seperti yang diperkirakan dalam analisis EurAsian Times, penyaringan aerosol berhasil digunakan untuk menggagalkan serangan terhadap Sevastopol. Puing-puing tiga rudal Storm Shadow yang ditembak jatuh di dekat Sevastopol jatuh di desa Kacha dan desa Verkhnesadov, mengakibatkan kebakaran di rerumputan.

Mikhail Razvozhaev, gubernur Sevastopol, menulis di saluran Telegramnya: “Menurut informasi terkini, layanan pertahanan udara kami berhasil menghalau serangan rudal ke Sevastopol. Sekarang semuanya tenang di kota. Informasi tentang kemungkinan kerusakan akibat jatuhnya rudal yang jatuh dan korbannya sedang diklarifikasi. Semua layanan operasional berfungsi.”

Gubernur itu juga memperingatkan bahwa agen kamuflase aerosol standar digunakan di wilayah Teluk Sevastopol.

Rudal Storm Shadow diprogram untuk menghancurkan dirinya sendiri jika mereka tidak dapat mengidentifikasi targetnya berdasarkan foto satelit target yang dimuat ke dalam memori pencari optik.

Alasan mengapa Ukraina melancarkan serangan pada siang hari mungkin ditujukan untuk memungkinkan pencari optik Storm Shadow melihat menembus semprotan aerosol.

Serangan Rudal Storm Shadow 19 September


Beberapa sumber melaporkan bahwa sehari sebelumnya, pada 19 September, militer Ukraina kembali menyerang Jembatan Crimea dengan rudal Storm Shadow. Rudal tersebut ditembak jatuh di dekat Melitopol dan Genichesk di wilayah Zaporizhzhia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved