Kasus COVID-19 AS Tembus 1 Juta, Korban Jiwa Lebihi Korban Perang Vietnam
Rabu, 29 April 2020 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut prediksi Universitas Washington yang dikutip para pejabat Gedung Putih, pandemi COVID-19 dapat merenggut lebih dari 74.000 nyawa manusia di AS hingga 4 Agustus mendatang.
Secara global, kasus infeksi COVID-19 telah melebihi 3 juta sejak wabah dimulai di China akhir tahun lalu. Amerika Serikat, dengan populasi terbesar ketiga di dunia, memiliki kasus lima kali lebih banyak atau yang terparah di antara negara-negara yang terpukul oleh pandemi COVID-19 seperti Italia, Spanyol dan Prancis.
Selain melebihi korban Perang Vietnam, korban jiwa di AS akibat pandemi virus corona juga melebihi jumlah kematian akibat flu musiman dalam beberapa tahun terakhir, kecuali untuk musim 2017-2018. Data itu berasal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.
Kematian karena flu musiman berkisar dari 12.000 pada musim 2011-2012 hingga 61.000 selama 2017-2018.
Perintah tinggal di rumah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencoba mengekang penyebaran virus telah menghantam perekonomian, yang mengarah pada peningkatan jumlah orang Amerika yang mencari tunjangan pengangguran.
Secara global, kasus infeksi COVID-19 telah melebihi 3 juta sejak wabah dimulai di China akhir tahun lalu. Amerika Serikat, dengan populasi terbesar ketiga di dunia, memiliki kasus lima kali lebih banyak atau yang terparah di antara negara-negara yang terpukul oleh pandemi COVID-19 seperti Italia, Spanyol dan Prancis.
Selain melebihi korban Perang Vietnam, korban jiwa di AS akibat pandemi virus corona juga melebihi jumlah kematian akibat flu musiman dalam beberapa tahun terakhir, kecuali untuk musim 2017-2018. Data itu berasal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.
Kematian karena flu musiman berkisar dari 12.000 pada musim 2011-2012 hingga 61.000 selama 2017-2018.
Perintah tinggal di rumah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencoba mengekang penyebaran virus telah menghantam perekonomian, yang mengarah pada peningkatan jumlah orang Amerika yang mencari tunjangan pengangguran.
Lihat Juga :