5 Keunggulan Rudal Hipersonik Kinzhal milik Rusia, dari Hulu Ledak Nuklir hingga Sulit Dicegat

Minggu, 17 September 2023 - 14:38 WIB
loading...
A A A
Pada tanggal 6 Mei 2023, Ukraina untuk pertama kalinya mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh Kinzhal, menggunakan sistem Patriot. Tidak jelas apakah sistem “Barat” yang Kyiv katakan digunakan melawan Kinzhal pada hari Selasa juga merupakan sistem Patriot.

5. Sulit Dicegat Sistem Pertahanan Udara

5 Keunggulan Rudal Hipersonik Kinzhal milik Rusia, dari Hulu Ledak Nuklir hingga Sulit Dicegat

Foto/Reuters

Menurut Sidharth Kaushal, peneliti di Royal United Services Institute, sebuah lembaga risetpertahanan dan keamanan di London, rudal tersebut sulit dicegat karena ketinggiannya yang berkisar antara 30 hingga 40 km di atas permukaan tanah.

Karena ketinggiannya, Kinzhal beroperasi di luar jangkauan banyak pencegat pertahanan udara tingkat rendah, namun tetap berada dalam kisaran ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem pertahanan rudal balistik yang beroperasi pada ketinggian yang jauh lebih tinggi.

“Kecepatan Kinzhal berkurang saat turun sehingga ada peluang kecil untuk mencegatnya. Sebuah rudal ditembakkan dari Patriot untuk menemuinya dan dalam perjalanannya meledak, menciptakan penghalang pecahan bahan peledak yang akan dilalui Kinzhal, yang menyebabkan kehancurannya,” jelas Marina Miron dari departemen studi pertahanan King’s College London, menjelaskan caranya rudal tersebut bisa dicegat.

Kaushal melanjutkan, seperti dilansir CBC, tantangan dalam mencegat rudal tidak berakhir di situ. Ketika Kinzhal berada dalam fase terminal dan turun dengan cepat menuju sasaran, rudal melepaskan enam umpan yang meniru tanda radar dari hulu ledak itu sendiri.

“Jika sistem pertahanan udara di darat menembakkan pencegat, pada prinsipnya, hal itu mungkin menghilangkan umpan, bukan hulu ledak yang sebenarnya mereka tuju,” kata Kaushal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Ukraina, 10 Orang Tewas, Lebih dari 100 Terluka
Putin Ragu Drone Rusia...
Putin Ragu Drone Rusia Serang Negara NATO, Presiden Rumania Sodorkan Bukti
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved