Menghilang dari Publik, Menhan China Jadi Tahanan Rumah?
Jum'at, 15 September 2023 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat China telah berulang kali mengatakan mereka ingin sanksi-sanksi tersebut dicabut untuk memfasilitasi diskusi yang lebih baik antara militer kedua pihak.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mencoba melakukan pembicaraan dengan Li selama konferensi pertahanan di Singapura pada bulan Juni, namun ternyata tidak lebih dari jabat tangan.
Kementerian Pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar. Kedutaan Besar AS di Tokyo mengatakan pihaknya belum memberikan komentar lebih lanjut.
Ketika ditanya apakah Li sedang diselidiki, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers harian bahwa dia tidak mengetahui informasi relevan.
Ketidakhadiran Li terjadi setelah China mengganti menteri luar negerinya, Qin Gang, pada bulan Juli lalu yang tidak dapat dijelaskan, setelah sekian lama tidak terlihat oleh publik dan perombakan kepemimpinan pasukan elit Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat dalam beberapa bulan terakhir.
Seperti Li, Qin adalah salah satu dari lima anggota dewan negara China, posisi kabinet yang pangkatnya lebih tinggi daripada menteri biasa.
Langkah-langkah tersebut telah menimbulkan pertanyaan dari para analis dan diplomat tentang kurangnya transparansi dalam kepemimpinan China pada saat perekonomian China sedang melambat dan hubungan China dengan negara adidaya saingannya, AS, memburuk karena berbagai masalah.
Baca Juga: Pentagon Babat Hutan untuk Pangkalan Militer Baru Dekat China
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mencoba melakukan pembicaraan dengan Li selama konferensi pertahanan di Singapura pada bulan Juni, namun ternyata tidak lebih dari jabat tangan.
Kementerian Pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar. Kedutaan Besar AS di Tokyo mengatakan pihaknya belum memberikan komentar lebih lanjut.
Ketika ditanya apakah Li sedang diselidiki, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers harian bahwa dia tidak mengetahui informasi relevan.
Ketidakhadiran Li terjadi setelah China mengganti menteri luar negerinya, Qin Gang, pada bulan Juli lalu yang tidak dapat dijelaskan, setelah sekian lama tidak terlihat oleh publik dan perombakan kepemimpinan pasukan elit Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat dalam beberapa bulan terakhir.
Seperti Li, Qin adalah salah satu dari lima anggota dewan negara China, posisi kabinet yang pangkatnya lebih tinggi daripada menteri biasa.
Langkah-langkah tersebut telah menimbulkan pertanyaan dari para analis dan diplomat tentang kurangnya transparansi dalam kepemimpinan China pada saat perekonomian China sedang melambat dan hubungan China dengan negara adidaya saingannya, AS, memburuk karena berbagai masalah.
Baca Juga: Pentagon Babat Hutan untuk Pangkalan Militer Baru Dekat China
(ian)
Lihat Juga :