Mengapa Norwegia Menjadi Negara Pertama di Dunia yang Menambang Dasar Laut?

Jum'at, 15 September 2023 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Mineral tersebut ditemukan dalam sulfida polimetalik, atau yang disebut "perokok hitam", di kedalaman sekitar 3.000 meter. Di sinilah air laut bersentuhan dengan magma yang muncul ke permukaan melalui retakan tektonik dan kemudian dibilas kembali membawa logam terlarut dan belerang.

Unsur tanah jarang, seperti skandium, juga ditemukan di kerak mangan yang tumbuh di batuan dasar dengan kecepatan satu sentimeter (0,4 inci) per juta tahun. Survei di Norwegia telah membuktikan endapan kerak dengan ketebalan hingga 40 sentimeter.

4. Tidak Ada Kehidupan di Dasar Laut

Di kedalaman lebih dari 1.000 meter (0,62 mil), tidak ada cahaya, suhu mendekati titik beku, dan tekanan air tinggi.

Namun kehidupan memang ada dan para ilmuwan telah menemukan spesies unik yang hidup di sekitar ventilasi hidrotermal aktif, seperti karang, cacing tabung, dan mikroorganisme. Sedikit yang diketahui tentang cara kerja ekosistem ini.

5. Menghancurkan Keragaman Hayati Bawah Laut

Mengapa Norwegia Menjadi Negara Pertama di Dunia yang Menambang Dasar Laut?

Foto/Reuters

Sebuah studi dampak yang dilakukan oleh pemerintah mengatakan bahwa dampaknya akan bersifat lokal, terbatas pada wilayah sebenarnya yang diekstraksi. Dikatakan juga bahwa dampaknya terhadap perikanan akan minimal.

Perusahaan mengatakan mereka berencana mengekstraksi mineral dari lubang hidrotermal yang tidak aktif, dimana keanekaragaman hayatinya kurang melimpah, namun beberapa ilmuwan mengatakan mereka khawatir praktik tersebut dapat menghancurkan spesies tersebut bahkan sebelum mereka ditemukan.

Usulan pemerintah tersebut telah dikritik oleh beberapa kelompok lingkungan hidup, seperti World Wildlife Fund, dan juga oleh badan lingkungan hidup mereka sendiri, yang mengatakan kesenjangan pengetahuan tentang biologi laut dalam terlalu besar untuk memutuskan pembukaannya.

Baca Juga: Putri Kerajaan Norwegia Akan Nikahi Dukun pada 31 Agustus 2024

6. Ditentang Negara Lain

Denmark mengatakan studi lingkungan hidup yang dilakukan Norwegia untuk pembukaan kawasan tersebut tidak cukup baik. Sementara Islandia mempertanyakan hak eksklusif Norwegia untuk mengeksplorasi mineral dasar laut di dekat kepulauan Arktik Svalbard.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Imbas Norwegia Larang...
Imbas Norwegia Larang Jual Rudal Canggih, Kapal Perang Malaysia seperti Harimau Tanpa Taring
Norwegia Bela Larangan...
Norwegia Bela Larangan Jual Rudal Canggih ke Malaysia Meski Anwar Ibrahim Marah
Negara NATO Ini Tiba-tiba...
Negara NATO Ini Tiba-tiba Larang Jual Rudal Canggih ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim Marah
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved