Senjata Makan Tuan, Artileri Rusia Salah Target Tewaskan 27 Tentaranya Sendiri

Jum'at, 15 September 2023 - 04:56 WIB
loading...
Senjata Makan Tuan,...
Sebanyak 27 tentara Rusia dilaporkan tewas oleh tembakan artileri rekan sendiri yang mengira mereka adalah pasukan Ukraina yang lari dari Optyne, Donetsk. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
OPTYNE - Sebanyak 27 tentara Rusia dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka baru-baru ini akibat serangan artileri dari militer mereka sendiri di medan pertempuran di Ukraina timur.

Yuriy Myiagin, anggota Parlemen Ukraina, menulis tentang insiden "senjata makan tuan" tersebut di Telegram pada 10 September.

Kyiv Post pada Kamis (14/9/2023) melaporkan bahwa blogger militer Rusia dan sumber Ukraina telah mengonfirmasi laporan Myiagin.

Insiden mematikan itu dilaporkan terjadi di Optyne, sebuah desa di wilayah Donetsk, timur Ukraina.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Su-27 Rusia Coba Tembak Jatuh Pesawat Inggris Pembawa 30 Awak

Donetsk telah menjadi lokasi pertempuran sengit dalam serangan balasan yang dilancarkan militer Ukraina sejak awal Juni.

Lembaga think tank Institute for the Study of War (ISW) menulis pada Rabu bahwa pasukan Kyiv baru-baru ini mencapai setidaknya sebagian keberhasilan di sejumlah permukiman Donetsk, termasuk di dekat kota Bakhmut yang telah lama diperebutkan.

Mysiagin menulis bahwa tentara Rusia di Optyne mundur ke posisi baru dengan kacau dan hampir panik ketika pasukan Rusia lainnya mengira mereka yang lari adalah pasukan Ukraina.

Akibatnya, serangan artileri diperintahkan oleh operator drone terhadap para tentara Rusia yang melarikan diri.

“Akibatnya 27 orang tewas dan 34 orang luka-luka. Sekitar setengah dari korban luka patah tangan dan kaki, serta beberapa peralatan hilang,” kata Misiagin.

Kyiv Post melaporkan bahwa beberapa blogger pro-Kremlin telah mempublikasikan rincian lebih lanjut tentang insiden tersebut.

Para blogger menulis bahwa pasukan Kyiv telah mengambil alih pertahanan Rusia yang didirikan di Optyne, dan sekitar 200 tentara Rusia di sana mundur sebagai sarana untuk menemukan posisi pertempuran yang lebih baik.

Pengunduran diri ini digambarkan sebagai tindakan yang tergesa-gesa, yang oleh para blogger militer dikaitkan dengan serangan artileri yang diperintahkan terhadap personel Moskow sendiri.

Konstantin Mashovets, seorang jurnalis militer terkemuka Ukraina, juga menggambarkan keadaan panik pasukan Rusia di Optyne sebelum insiden tersebut.

“Untuk beberapa alasan yang tidak diketahui, artileri musuh mulai menembak, bukan di dekat garis depan atau di belakang posisi Ukraina untuk menekan daya tembak kami, namun pada posisi yang ditempati oleh unit ini,” tulis Mashovets dalam postingan Facebook tanggal 10 September.

Mashovets lebih lanjut berspekulasi bahwa terlepas dari apa yang ditulis orang lain, mungkin pasukan Rusia tidak mundur ketika pasukan mereka sendiri menembaki mereka.

Sebaliknya, dia meyakini bahwa mereka mulai melarikan diri setelah peluru artileri mulai mengenai unit tersebut.

Militer Rusia belum berkomentar atas insiden blunder ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved