Naik Kereta Pribadi ke Rusia, Kim Jong-un Bawa Pejabat Industri Senjata Korut

Selasa, 12 September 2023 - 10:29 WIB
loading...
Naik Kereta Pribadi...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un naik kereta pribadi menuju Rusia. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah meninggalkan Pyongyang menuju Rusia dengan kereta pribadinya.

Media pemerintah Korut, KCNA, melaporkan pada Selasa (12/9/2023) bahwa Kim Jong-un ditemani oleh para pejabat tinggi industri senjata, diplomat dan komandan militer.

Pemimpin Korea Utara itu berangkat pada hari Minggu dalam perjalanan ke Rusia yang mencakup pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin.

Para pejabat Amerika, yang pertama kali melaporkan bahwa kunjungan Kim Jong-un itu akan segera dilakukan, mengatakan bahwa diskusi Kim Jong-un dan Putin kemungkinan besar akan mencakup kesepakatan bagi Pyongyang untuk menyediakan senjata kepada Moskow untuk perang di Ukraina.

Baca Juga: Panglima Militer AS Gambarkan Putin Pegang Cangkir Timah Minta Amunisi ke Kim Jong-un

Di antara delegasi yang dibawa pemimpin Korut terdapat anggota militer terkemuka dari Partai Buruh yang berkuasa, termasuk Direktur Departemen Industri Amunisi Jo Chun Ryong.

Seorang analis mengatakan susunan delegasi menunjukkan bahwa kunjungan tersebut terutama akan fokus pada kerja sama industri pertahanan dan urusan keamanan.

“Kehadiran Jo Chun Ryong menunjukkan bahwa Korea Utara dan Rusia akan menyelesaikan semacam perjanjian pembelian amunisi,” kata Michael Madden, pakar kepemimpinan Korea Utara di Stimson Center yang berbasis di Washington, seperti dikutip AFP.

Foto-foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan penjaga kehormatan militer dan kerumunan orang yang mengenakan jas gelap dan gaun warna-warni melambaikan bunga dan bendera saat Kim Jong-un menaiki kereta pribadi berwarna hijau tua, yang diyakini berlapis baja dan membawa peralatan khusus lainnya.

Perjalanan Kim ke Rusia dan pertemuan dengan Putin akan menjadi kunjungan berskala penuh. Demikian disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam sebuah video yang di-posting online.

Menurut Peskov, topik utama pembicaraan adalah hubungan antarnegara tetangga.

“Kami akan terus memperkuat persahabatan kami,” katanya.

Baik Moskow maupun Pyongyang telah membantah tuduhan AS sebelumnya bahwa mereka telah melakukan kesepakatan senjata, namun kedua negara telah berjanji untuk meningkatkan hubungan pertahanan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Selebrasi Sujud di Piala...
Selebrasi Sujud di Piala Dunia 2026 Viral, Begini Makna Sujud Menurut Islam
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Jadi Kompas Setiap Insan Bhayangkara
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved