Setelah Lama Menghilang, Drone Bayraktar TB2 Kembali ke Medan Perang

Minggu, 10 September 2023 - 21:22 WIB
loading...
A A A
“Penilaian umum terhadap drone seperti TB2 adalah bahwa mereka bekerja dengan baik tanpa adanya pertahanan perang udara dan elektronik yang canggih,” kata Samuel Bendett, seorang analis dan pakar sistem militer tak berawak dan robot di Center for Naval Analyses, sebelumnya mengatakan kepada Insider.

“Sebagai UAV yang relatif lambat dan terbang rendah, ia dapat menjadi target berbagai sistem pertahanan udara yang terorganisir dengan baik – kita melihatnya di Libya dan Nagorno-Karabakh,” tambahnya.

Rusia bekerja cepat untuk meningkatkan pertahanan udara dan elektroniknya pada awal perang menyusul keberhasilan awal Ukraina, dan menjadi mahir dalam mengganggu dan menghancurkan banyak drone Ukraina.

“Setelah militer Rusia bertindak bersama-sama, mereka mampu menumpas banyak TB2,” kata Bendett.

Drone memiliki panjang 21 kaki, yang memiliki ketinggian operasional 18.000 kaki dan dapat mencapai ketinggian maksimum 25.000 kaki, dapat terbang selama 27 jam dan dapat dilengkapi dengan empat amunisi pintar berpemandu laser. Saat ini, terdapat 257 drone Bayraktar yang beroperasi, melayani Turki, Qatar, Ukraina, dan Azerbaijan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 16: Keputusan Mengejutkan Mila di Tengah Perebutan Harta Warisan!
Berita Terkini
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved