Butuh Bantuan Senjata, Ukraina Tingkatkan Tekanan pada Sekutunya

Minggu, 10 September 2023 - 10:48 WIB
loading...
A A A
Menteri Pertahanan Ukraina yang baru diangkat Rustem Umerov kembali membahas tema tersebut dalam pidato lain yang dirilis pada hari Sabtu.

“Kami berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan… Kami membutuhkan lebih banyak senjata berat,” kata Umerov dalam pidatonya.

"Kami membutuhkannya hari ini. Kami membutuhkannya sekarang," dia menambahkan.

Zelensky, dalam komentarnya pada hari Jumat, menyatakan bahwa Moskow mengandalkan kemenangan Partai Republik dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) tahun depan untuk melihat berkurangnya dukungan Washington terhadap Ukraina.

Dia menyerukan agar senjata yang lebih kuat dikirimkan lebih cepat – dan penerapan sanksi yang lebih mendesak.

“Semakin lama waktu yang dibutuhkan, semakin banyak orang yang menderita,” ia menambahkan.

Wakil Kepala Intelijen Vadym Skibitsky pada hari Sabtu memperkirakan bahwa Rusia memiliki lebih dari 420.000 tentara di timur dan selatan Ukraina, termasuk Crimea.

Skibitsky juga mengatakan Rusia selama sebulan aktif melancarkan serangan dari Crimea, yang dicaploknya pada tahun 2014.

“Drone yang dikerahkan di Crimea digunakan untuk menyerang pelabuhan kami di Izmail dan Reni,” kata Skibitsky.

Pelabuhan-pelabuhan itu digunakan sebagai pusat ekspor alternatif, terutama sejak berakhirnya perjanjian yang mengizinkan ekspor biji-bijian di Laut Hitam.

Ukraina melancarkan serangan balasan di timur dan selatan negara itu pada bulan Juni namun menghadapi perlawanan sengit dari pasukan Rusia yang sudah berurat berakar.

Pasukan Kiev juga harus melawan serangan baru di sekitar Kharkiv di timur laut, di wilayah yang dibebaskan tahun lalu.

Baca Juga: Benarkah Rusia Kekurangan Amunisi? 11 Juta Peluru Sudah Digunakan selama Perang di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved