Siapa yang Menentang Keinginan Arab Saudi Memiliki Jet Tempur Generasi ke-6 Tempest?
Jum'at, 08 September 2023 - 05:19 WIB
loading...
A
A
A
Jika Arab Saudi memenangkan izin masuk ke GCAP – dan jika Tempest selesai tepat waktu – Riyadh akan memperoleh pesawat yang jauh lebih canggih daripada KF-21 atau TF Kaan. Tempest bahkan akan menjadi satu generasi lebih maju dari F-35 dan F-22 Amerika serta J-20 Tiongkok.
Versi pertama KF-21 tidak akan memiliki ruang senjata internal yang merupakan fitur penting dari pesawat tempur siluman generasi kelima.
TF Kaan akan menampilkan rongga internal dan fitur generasi kelima lainnya. Namun, pesawat generasi keenam seperti Tempest juga akan mulai beroperasi tidak lama setelah Kaan selesai dibangun dan dibangun dalam jumlah yang signifikan.
Seperti negara-negara Teluk Arab lainnya, pilihan Arab Saudi untuk pesawat generasi kelima nampaknya terbatas, dan nampaknya Riyadh bersiap untuk terlibat dalam proyek enam generasi sambil memanfaatkan armada F-15 dan Eurofighters tangguh yang ada untuk melakukan intervensi. dekade ini – dan mungkin memperoleh varian lanjutan dari Rafale Perancis sebagai solusi sementara.
Baca Juga: Ketika Mohammed bin Salman 'Tabok' Wahhabi untuk Tampilkan Islam Arab Saudi yang Moderat
Jika Jepang membatalkan keberatannya terhadap pengakuan Riyadh atau mencapai kompromi dengan mitra GCAP lainnya, angkatan udara Saudi mungkin akan memastikan keunggulan teknologinya selama beberapa dekade mendatang.
Versi pertama KF-21 tidak akan memiliki ruang senjata internal yang merupakan fitur penting dari pesawat tempur siluman generasi kelima.
TF Kaan akan menampilkan rongga internal dan fitur generasi kelima lainnya. Namun, pesawat generasi keenam seperti Tempest juga akan mulai beroperasi tidak lama setelah Kaan selesai dibangun dan dibangun dalam jumlah yang signifikan.
Seperti negara-negara Teluk Arab lainnya, pilihan Arab Saudi untuk pesawat generasi kelima nampaknya terbatas, dan nampaknya Riyadh bersiap untuk terlibat dalam proyek enam generasi sambil memanfaatkan armada F-15 dan Eurofighters tangguh yang ada untuk melakukan intervensi. dekade ini – dan mungkin memperoleh varian lanjutan dari Rafale Perancis sebagai solusi sementara.
Baca Juga: Ketika Mohammed bin Salman 'Tabok' Wahhabi untuk Tampilkan Islam Arab Saudi yang Moderat
Jika Jepang membatalkan keberatannya terhadap pengakuan Riyadh atau mencapai kompromi dengan mitra GCAP lainnya, angkatan udara Saudi mungkin akan memastikan keunggulan teknologinya selama beberapa dekade mendatang.
(ahm)
Lihat Juga :