Hukuman Mati Bomber Boston Marathon Dzhokhar Tsarnaev Dibatalkan
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 05:58 WIB
loading...
Dzhokhar Tsarnaev, terdakwa kasus serangan bom Boston Marathon 2013 di Boston, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
BOSTON - Pengadilan banding federal Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat (31/7/2020) membatalkan hukuman mati terhadap pelaku pemboman (bomber) Boston Marathon ; Dzhokhar Tsarnaev. Serangan bom tahun 2013 itu menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 260 orang lainnya.
Dzhokhar Tsarnaev dan kakak laki-lakinya; Tamerlan Tsarnaev memasang sepasang bom rakitan di dekat garis finish lomba maraton yang terkenal di dunia itu. Bom tersebut mengacaukan kerumunan yang penuh sesak dan menyebabkan banyak orang kehilangan kaki.
Pengadilan Banding Sirkuit ke-1 AS di Boston menguatkan banyak keyakinan tentang keterlibatan Tsarnaev, tetapi memerintahkan hakim pengadilan yang lebih rendah untuk mengadakan persidangan baru secara ketat atas hukuman apa yang harus diterima Tsarnaev untuk kejahatan yang memenuhi syarat hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya.
Seorang juru bicara untuk Jaksa AS Andrew Lelling mengatakan kantornya sedang meninjau putusan pengadilan banding dan akan memiliki lebih banyak hal untuk dikatakan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
Seorang pengacara untuk Tsarnaev belum bersedia menanggapi permintaan berkomentar.
Hakim Pengadilan Banding Sirkuit ke-1 AS, O Rogeriee Thompson, mengatakan hakim pemimpin persidangan federal 2015 gagal dalam melakukan proses pemilihan para hakim dan memastikannya bisa menolak sebagian hakim yang terpapar pada publisitas pra-persidangan seputar kasus yang terkenal itu.
Dzhokhar Tsarnaev dan kakak laki-lakinya; Tamerlan Tsarnaev memasang sepasang bom rakitan di dekat garis finish lomba maraton yang terkenal di dunia itu. Bom tersebut mengacaukan kerumunan yang penuh sesak dan menyebabkan banyak orang kehilangan kaki.
Pengadilan Banding Sirkuit ke-1 AS di Boston menguatkan banyak keyakinan tentang keterlibatan Tsarnaev, tetapi memerintahkan hakim pengadilan yang lebih rendah untuk mengadakan persidangan baru secara ketat atas hukuman apa yang harus diterima Tsarnaev untuk kejahatan yang memenuhi syarat hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya.
Seorang juru bicara untuk Jaksa AS Andrew Lelling mengatakan kantornya sedang meninjau putusan pengadilan banding dan akan memiliki lebih banyak hal untuk dikatakan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
Seorang pengacara untuk Tsarnaev belum bersedia menanggapi permintaan berkomentar.
Hakim Pengadilan Banding Sirkuit ke-1 AS, O Rogeriee Thompson, mengatakan hakim pemimpin persidangan federal 2015 gagal dalam melakukan proses pemilihan para hakim dan memastikannya bisa menolak sebagian hakim yang terpapar pada publisitas pra-persidangan seputar kasus yang terkenal itu.
Lihat Juga :