Apa Dragon Teeth Defense? Strategi Jitu yang Menghalau Pasukan Ukraina

Kamis, 07 September 2023 - 04:48 WIB
loading...
A A A
Pertama, pembatasnya harus terbuat dari beton bertulang khusus.

Kedua, perlu hati-hati memilih tempat pemasangannya: itu harus benar-benar jebakan, yaitu tempat yang tidak bisa dilewati begitu saja oleh tank dari sisi sayap.

Ketiga, memasang satu baris Dragon Teeth Defense tidak masuk akal. Pecahannya harus ditempatkan dalam beberapa baris dan dalam urutan khusus agar sulit diatasi. Selain itu, bentuk "gigi" bisa berbeda-beda tergantung tempat pemasangannya.

Keempat, penghalang anti-tank ini biasanya disembunyikan dari musuh dan disamarkan dengan hati-hati. Alangkah baiknya jika tank musuh tiba-tiba menemukan rintangan di depan mereka dan tidak punya pilihan selain mencoba mengatasinya.

Kelima, memasang Dragon Teeth Defense hanyalah setengah dari cerita: celah di antara rintangan harus ditambang. Koordinat instalasi yang tepat harus ditransfer ke unit anti-tank terlebih dahulu, sehingga mereka dapat segera melancarkan serangan ke tank musuh begitu mereka melambat saat mencoba mengatasi pertahanan.

4. Pernah Digunakan pada Perang Dunia II

Apa Dragon Teeth Defense? Strategi Jitu yang Menghalau Pasukan Ukraina

Foto/Sputnik

Benteng Dragon Teeth Defense banyak digunakan selama Perang Dunia Kedua untuk menghambat mobilitas tank tempur utama dan infanteri mekanis. Tugas utama struktur pertahanan ini adalah memperlambat kemajuan kendaraan lapis baja musuh, menyalurkannya ke zona pembunuhan, dan kemudian menghancurkannya dengan senjata anti-tank.

Dragon Teeth Defense digunakan oleh beberapa tentara Eropa. Jerman secara ekstensif mempekerjakan mereka di Garis Siegfried – garis pertahanan yang dibangun pada tahun 1930-an. Sistem pertahanan Jerman membentang lebih dari 630 km dengan lebih dari 18.000 bunker, terowongan dan perangkap tank.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved