Terbongkar, Jaringan Perdagangan Manusia Paksa Warga Kuba Berperang untuk Rusia
Selasa, 05 September 2023 - 23:17 WIB
loading...
A
A
A
Belum jelas apakah pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuba ada hubungannya dengan laporan Ryazan.
Rusia, yang memiliki hubungan politik kuat dengan Kuba yang dikuasai komunis, telah lama menjadi tujuan penting bagi para migran Kuba yang ingin melarikan diri dari stagnasi ekonomi di dalam negeri.
Menteri Pertahanan Kuba dan Rusia awal tahun ini membahas pengembangan proyek “militer teknis” bersama pada pertemuan di Moskow. Namun pemerintahan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel membantah terlibat dalam konflik Ukraina.
“Kuba bukan bagian dari perang di Ukraina,” kata Kementerian Luar Negeri pada Senin malam.
Baca Juga: Putin: Serangan Balasan Ukraina Telah Gagal
"(Kuba) bertindak dan akan bertindak dengan penuh semangat terhadap siapa pun yang berpartisipasi dalam segala bentuk perdagangan manusia untuk tujuan perekrutan warga negara Kuba sebagai tentara bayaran untuk menggunakan senjata melawan negara mana pun," sambung pernyataan itu.
Rusia, yang memiliki hubungan politik kuat dengan Kuba yang dikuasai komunis, telah lama menjadi tujuan penting bagi para migran Kuba yang ingin melarikan diri dari stagnasi ekonomi di dalam negeri.
Menteri Pertahanan Kuba dan Rusia awal tahun ini membahas pengembangan proyek “militer teknis” bersama pada pertemuan di Moskow. Namun pemerintahan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel membantah terlibat dalam konflik Ukraina.
“Kuba bukan bagian dari perang di Ukraina,” kata Kementerian Luar Negeri pada Senin malam.
Baca Juga: Putin: Serangan Balasan Ukraina Telah Gagal
"(Kuba) bertindak dan akan bertindak dengan penuh semangat terhadap siapa pun yang berpartisipasi dalam segala bentuk perdagangan manusia untuk tujuan perekrutan warga negara Kuba sebagai tentara bayaran untuk menggunakan senjata melawan negara mana pun," sambung pernyataan itu.
Lihat Juga :