Buntut Meledaknya Kapal Selam OceanGate, AS-Inggris Bakal Hentikan Ekspidisi Titanic
Minggu, 03 September 2023 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
AS berpendapat bahwa memasuki lambung kapal Titanic yang terpisah, atau mengubah atau mengganggu bangkai kapal secara fisik, diatur oleh undang-undang federal dan perjanjiannya dengan Inggris, meskipun belum jelas bagaimana upaya perjalanan tersebut akan memaksa Inggris untuk memberlakukan perjanjian tersebut.
Salah satu kekhawatiran pemerintah AS adalah kemungkinan gangguan terhadap artefak dan sisa-sisa jasad manusia yang mungkin masih ada.
“RMST tidak bebas untuk mengabaikan undang-undang federal yang berlaku secara sah ini, namun jika niatnya dinyatakan, maka perlindungan yang diberikan Kongres akan dicabut,” ucap seorang juru bicara pengacara yang mewakili AS seperti dikutip dari Daily Star, Minggu (3/9/2023).
Menurut laporan yang diajukan ke pengadilan pada bulan Juni, ekspedisi RMST untuk sementara direncanakan pada Mei 2024.
Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya berencana untuk mengambil gambar seluruh bangkai kapal, termasuk bagian dalam bangkai kapal yang kerusakannya telah membuka lubang yang cukup untuk memungkinkan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dapat menembus lambung kapal tanpa mengganggu struktur yang ada saat ini.
Baca Juga: Terungkap Saat-saat Terakhir Penumpang Kapal Selam Titanic, Mendengarkan Musik di Kegelapan
RMST mengatakan pihaknya akan menemukan artefak dari puing-puing dan mungkin menemukan benda-benda yang berdiri bebas di dalam bangkai kapal. Benda-benda tersebut dapat mencakup benda-benda dari dalam ruang Marconi, tetapi hanya jika benda-benda tersebut tidak ditempelkan pada bangkai kapal itu sendiri.
Salah satu kekhawatiran pemerintah AS adalah kemungkinan gangguan terhadap artefak dan sisa-sisa jasad manusia yang mungkin masih ada.
“RMST tidak bebas untuk mengabaikan undang-undang federal yang berlaku secara sah ini, namun jika niatnya dinyatakan, maka perlindungan yang diberikan Kongres akan dicabut,” ucap seorang juru bicara pengacara yang mewakili AS seperti dikutip dari Daily Star, Minggu (3/9/2023).
Menurut laporan yang diajukan ke pengadilan pada bulan Juni, ekspedisi RMST untuk sementara direncanakan pada Mei 2024.
Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya berencana untuk mengambil gambar seluruh bangkai kapal, termasuk bagian dalam bangkai kapal yang kerusakannya telah membuka lubang yang cukup untuk memungkinkan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dapat menembus lambung kapal tanpa mengganggu struktur yang ada saat ini.
Baca Juga: Terungkap Saat-saat Terakhir Penumpang Kapal Selam Titanic, Mendengarkan Musik di Kegelapan
RMST mengatakan pihaknya akan menemukan artefak dari puing-puing dan mungkin menemukan benda-benda yang berdiri bebas di dalam bangkai kapal. Benda-benda tersebut dapat mencakup benda-benda dari dalam ruang Marconi, tetapi hanya jika benda-benda tersebut tidak ditempelkan pada bangkai kapal itu sendiri.
Lihat Juga :