WHO: Gelombang Baru Covid Melanda Dunia, 1.800 Orang Meninggal

Minggu, 03 September 2023 - 00:01 WIB
loading...
WHO: Gelombang Baru...
Pejalan kaki melewati ilustrasi virus di luar pusat sains regional, di Oldham, Inggris, 3 Agustus 2020. Foto/REUTERS/Phil Noble
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan lebih dari 1,4 juta kasus baru Covid-19 dan lebih dari 1.800 kematian akibat penyakit ini tercatat di seluruh dunia dari 31 Juli hingga 27 Agustus 2023.

Peringatan itu diungkapkan WHO pada Jumat (1/9/2023). “Angka tersebut mewakili peningkatan 38% dalam jumlah kasus dan penurunan 50% dalam jumlah kematian dibandingkan periode 28 hari sebelumnya,” ungkap WHO dalam buletin mingguannya.

“Korea Selatan (Korsel) memiliki jumlah kasus baru tertinggi (1.296.710) dan kematian (596),” papar WHO.

Italia memiliki hampir 27.000 kasus baru, diikuti Inggris dengan 26.000 kasus baru.

Peningkatan kasus baru terbesar terjadi di Mediterania Timur (+113%), Pasifik Barat (+52%) dan Kawasan Eropa (+39%), sedangkan Afrika (-76%) dan Asia Tenggara (-48%) mengalami penurunan.

WHO menghubungkan peningkatan kasus ini dengan varian virus corona baru ‘Eris’, yang kini paling tersebar luas, dan telah ditemukan sebanyak 26% pada pekan kedua bulan Agustus.

Varian ‘Arturo’ ditemukan pada 22,7% kasus di 109 negara, sedangkan ‘Kraken’ dilaporkan di 124 negara tetapi tampaknya sudah surut.

Menurut WHO, terdapat lebih dari 770 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 6,9 juta kematian akibat virus tersebut sejak awal pandemi.

Baca juga: Drone Angkatan Laut Ukraina Gempur Jembatan Crimea, Rusia Gerak Cepat

Meskipun WHO mendeklarasikan berakhirnya “darurat kesehatan global” pada bulan Mei, organisasi tersebut telah mengingatkan negara-negara anggotanya untuk “mempertahankan, dan tidak membongkar, infrastruktur anti-Covid-19 mereka.”

WHO juga mendesak semua negara tetap menerapkan sistem peringatan dini, pengawasan dan pelaporan, pelacakan varian, bantuan klinis dini dan booster vaksinasi untuk kelompok berisiko tinggi.

Buletin yang diterbitkan pada Jumat ini merupakan pembaruan mingguan terakhir yang dikeluarkan WHO, yang bermaksud melakukan transisi dari tanggap darurat ke “pencegahan, pengendalian, dan pengelolaan” jangka panjang terhadap Covid-19.

Pembaruan akan dilakukan setiap bulan mulai sekarang, dan pembaruan berikutnya akan dilakukan pada akhir September.

Virus corona baru, yang kemudian dijuluki SARS-CoV-2, pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada akhir tahun 2019.

Asal pastinya dan bagaimana virus ini menyerang manusia masih belum diketahui. WHO menjuluki penyakit yang disebabkan oleh virus ini sebagai Covid-19 dan menyatakannya sebagai pandemi pada bulan Maret 2020.

Banyak negara berusaha menangani virus ini dengan 'mengunci' populasi mereka dan mewajibkan penggunaan masker dan vaksin, serta menindak siapa pun yang mengkritik efektivitas langkah-langkah ini.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved