Trump Sarankan Pilpres AS Ditunda Karena Covid-19

Jum'at, 31 Juli 2020 - 10:55 WIB
loading...
Trump Sarankan Pilpres...
Trump mengatakan, karena pandemi Covid-19 pemilihan presiden tidak bisa dilakukan secara langsung, yang dapat membuat hasilnya tidak akurat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengusulkan untuk penundaan pemilihan presiden. Dia mengatakan, karena pandemi Covid-19 pemilihan presiden tidak bisa dilakukan secara langsung, yang dapat membuat hasilnya tidak akurat.

"Dengan pemungutan suara universal melalui surat, 2020 akan menjadi pemilihan umum yang paling tidak akurat dan curang dalam sejarah. Ini akan sangat memalukan bagi AS. Menunda Pemilu sampai orang dapat dengan baik, aman dan aman memilih?" kata Trump melalui akun Twitternya, seperti dilansir Tass pada Jumat (31/7/2020).

( Baca juga: Buddy, Anjing Pertama di AS yang Positif Covid-19 Mati )

Awal pekan ini, Jaksa Agung AS, William Barr dalam sidang kongres mengatakan bahwa surat yang dikirim dapat menyebabkan pemalsuan hasil. Dia juga ditanya apakah Presiden AS memiliki wewenang untuk menunda pemilihan umum.

"Saya belum pernah ditanyai pertanyaan itu sebelumnya, saya tidak pernah memeriksanya," kata Barr. ( Baca juga: Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit )

Sebelumnya, Trump juga mengatakan bahwa pemungutan suara melalui pos dapat menyebabkan pemilihan paling korup dalam sejarah AS. Dia juga mencatat bahwa dia tidak siap untuk mengenali hasil pemilu yang akan datang.

Pemilihan presiden AS sendiri dijadwalkan berlangsung pada awal November mendatang. Trump kemudian akan menghadapi calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden dalam pemilihan mendatang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved