Turki Sebut Belanda Ibukota Fasisme, UE: Itu Keterlaluan

Rabu, 15 Maret 2017 - 17:31 WIB
Turki Sebut Belanda...
Turki Sebut Belanda Ibukota Fasisme, UE: Itu Keterlaluan
A A A
BRUSSELS - Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menyebut pernyataan Turki yang menyebut Belanda sebagai ibukota fasisme dunia adalah keterlaluan. Menurutnya, itu benar-benar tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.
Tusk mengatakan, Belanda khususnya Roterrdam adalah salah satu tempat yang hancur pada saat Nazi beraksi pada perang dunia II lalu. Oleh karena itu, menyebut Belanda sebagai ibukota fasisme dunia adalah sesuatu yang keterlaluan.
"Rotterdam, kota Erasmus, benar-benar hancur oleh Nazi, yang kini memiliki walikota yang lahir di Maroko. Jika ada yang melihat fasisme di Rotterdam, mereka benar-benar terlepas dari realitas," kata Tusk, seperti dilansir Reuters pada Rabu (15/3).
Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker, mengatakan pernyataan yang dikeluarkan Turki terhadap Belanda membuat negara tersebut semakin jauh dari menjadi anggota Uni Eropa (UE).
Sebelumnya, Turki menilai UE menujukan nilai-nilai demokrasi yang selektif dengan memberikan pembelaan kepada Belanda. Menurut Ankara, UE harusnya mengambil sikap netral dalam hal ini.
"Rekan-rekan UE menunjukan nilai-nilai demokrasi dan hak-hak dasar dan kebebasan yang selektif. Hal ini sangat memalukan bagi UE untuk bersembunyi di balik solidaritas antar anggota dan berdiri dengan Belanda, yang jelas melanggar hak asasi manusia dan nilai-nilai Eropa," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyatan.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
9 menit yang lalu
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
43 menit yang lalu
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
52 menit yang lalu
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
1 jam yang lalu
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
1 jam yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved