Bertemu Menlu Israel di Italia, Menlu Libya Dipecat

Selasa, 29 Agustus 2023 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan Persatuan Nasional (GNU) di Dbeibah, yang dibentuk melalui proses yang didukung PBB, telah mendorong hubungan yang lebih kuat dengan semua negara yang terlibat di Libya, termasuk UEA dan sekutu utama Israel, AS.

Parlemen Libya yang berbasis di wilayah timur, yang menolak GNU, mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya akan mengadakan dengar pendapat mengenai pertemuan dengan menteri Israel tersebut. Dewan Kepresidenan yang bermarkas di Tripoli telah meminta Dbeibah untuk memberikan klarifikasi mengenai pertemuan tersebut dan Dewan Tinggi Negara, sebuah badan penting lainnya, mengecamnya.

Setelah pertempuran di Tripoli bulan ini, banyak warga Libya yang akan mengamati apakah faksi-faksi bersenjata yang menentang Dbeibah menggunakan perselisihan tersebut sebagai alasan untuk bergerak melawannya.

Diplomasi berfokus pada pemilu nasional untuk menyelesaikan konflik internal. Pekan lalu utusan PBB untuk Libya mengatakan diperlukan pemerintahan baru yang bersatu agar pemungutan suara dapat dilaksanakan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai dukungan internasional terhadap Dbeibah.

Italia memiliki kontingen militer kecil di Libya, kontrak minyak dan gas di negara tersebut, serta minat untuk membendung migrasi dari pantai Libya ke Italia.

Francesco Galietti, kepala konsultan risiko politik Policy Sonar yang berbasis di Roma, mengatakan dengan menjadi tuan rumah pertemuan tersebut, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni bertujuan untuk meningkatkan profil diplomatik Italia namun langkah tersebut terbukti menjadi "bumerang".

Baca Juga: Italia: Membiarkan Muammar Gaddafi Dibunuh, Barat Bikin Kesalahan Besar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved