Seberapa Bergunakah F-16 dalam Membantu Ukraina? 5 Peluang yang Tak Boleh Diabaikan

Selasa, 29 Agustus 2023 - 13:08 WIB
loading...
Seberapa Bergunakah...
Jet tempur F-16 akan menjadi penentu dalam perang Ukraina-Rusia. Foto/Reuters
A A A
KIEV - Ukraina semakin mencari pengganti jet tempurnya karena Rusia terus mendominasi udara dalam perang yang telah berlangsung selama 18 bulan antara kedua negara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah secara intens melobi militer Barat untuk membeli pesawat generasi keempat seperti F-16 yang sudah mulai diproduksi.

Setelah perang selama 18 bulan, angkatan udara Ukraina sangat membutuhkan pesawat pengganti karena kerugian meningkat dan angkatan udara Rusia semakin menguasai langit di atas Ukraina.

Berikut 5 peluang yang dimanfaatkan Ukraina dari pasokan jet tempur F-16 dari NATO.

1. Memangaatkan Kelebihan Jet Tempur F-16

Seberapa Bergunakah F-16 dalam Membantu Ukraina? 5 Peluang yang Tak Boleh Diabaikan

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, diperkenalkan pada tahun 1978, F-16 memiliki catatan layanan yang baik dan variannya telah ditingkatkan secara berkala dengan avionik, radar, dan senjata yang lebih baik.

Jet ini mampu melakukan banyak fungsi termasuk serangan darat, peperangan elektronik, dukungan udara jarak dekat, dan dominasi udara.

Telah terbukti berkali-kali sebagai jet tempur yang sangat mumpuni: Sangat bermanuver, dapat beroperasi di segala cuaca, siang atau malam.

Kemampuan beradaptasi F-16 berarti dapat dengan cepat ditugaskan untuk berbagai misi berbeda, dan dengan mudah dapat menjalankan peran barunya. Fleksibilitas inilah yang menjadikannya andalan banyak angkatan udara dunia.

Baca Juga: 10 Kehebatan Bell Boeing V-22 Osprey, Helikopter yang Mampu Beroperasi di Segala Medan

2. Menutupi Kelemahan F-16

Seberapa Bergunakah F-16 dalam Membantu Ukraina? 5 Peluang yang Tak Boleh Diabaikan

Foto/Reuters

Meskipun ada banyak kelebihan pada F-16, ada juga kelemahan yang signifikan.

Pesawat canggih Rusia seperti Sukhoi Su-35 memiliki radar yang lebih baik dan rudal jarak jauh. Secara teori, mereka akan dapat mendeteksi F-16 dan menghancurkannya bahkan sebelum pilot menyadari bahwa jet Rusia itu ada di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved