5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Selasa, 29 Agustus 2023 - 11:27 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 7 Fakta Kepedihan Tentara Gurkha Nepal atas Rencana Pengurangan Jumlah Tentara India

2. Pernah Kalah Perang, Tetap Dikenal Gagah Berani

5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Foto/Reuters

Meskipun Gorkha kalah perang, British East India Company menyadari bahwa Gurkha Nepal telah bertempur dengan gagah berani dan batalion pertama Resimen Gurkha dibentuk.

Perjanjian tersebut memastikan bahwa Gurkha yang bertugas di Inggris dan India akan menikmati semua kondisi layanan seperti yang dimiliki warga negara Inggris dan India termasuk semua fasilitas, remunerasi, fasilitas dan skema pensiun.

Menteri Luar Negeri Nepal saat itu mengatakan bahwa Perjanjian Tripartit tahun 1947 antara India, Nepal, dan Inggris menjadi mubazir pada tahun 2020.

3. Berperang di Berbagai Penjuru Dunia

5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Foto/Reuters

Jenderal Perusahaan India Timur, David Ochterlony dikreditkan dengan melantik Gurkha di tentara Inggris-India. Gurkha Nepal memainkan peran penting dalam konsolidasi Kerajaan Inggris di India.

Mereka bertempur selama Perang Gurkha-Sikh, perang Anglo-Sikh, dan perang Afghanistan. Secara signifikan, 10 resimen Gurkha dibentuk di Angkatan Darat British Indian pada saat Perang Dunia I dimulai.

Menurut laporan yang diterbitkan di The Hindu, para Gurkha terlibat dalam pertempuran dari “Monte Cassino – sebuah bukit berbatu sekitar 130 km tenggara Roma – di Barat, hingga Rangoon tropis di Timur.”

4. Dipuji Raja Inggris Charles

5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved