5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Selasa, 29 Agustus 2023 - 11:27 WIB
loading...
A A A
Raja Inggris Charles pernah berkata, “Di dunia, hanya ada satu tempat yang aman; saat itulah kamu berada di antara para Gurkha.”

Sedangkan Adolf Hitler pernah berkata, “Jika saya memiliki Gurkha, tidak ada tentara di dunia yang akan mengalahkan saya.”

Pada tanggal 20-24 September 1987, terjadi pertempuran yang dilakukan oleh India, dimana 13 tentara Gurkha gugur dan 23 luka-luka. Unit ini memperoleh 3 Maha Vir Chakra (MVC) dan 5 Vir Chakra atas keberanian mereka.

Selama perang Indo-Pak tahun 1971, batalion Gurkha memelopori operasi tersebut. Mereka juga berpartisipasi dalam operasi Pasukan Penjaga Perdamaian India di Sri Lanka.

5. Anggota Kerajaan Inggris Dikawal Prajurit Gurkha

5 Fakta Gurkha Jadi Pasukan Paling Ditakuti, Dipuji Banyak Pemimpin Dunia dan Pengawal Keluarga Kerajaan Inggris

Foto/Reuters

Pada tahun 2015, Gorkha menyelesaikan masa pengabdian 200 tahun ketentaraan di India di bawah pemerintahan Inggris, dan kemudian di India. Menariknya, Ratu Elizabeth II dari Inggris dijaga oleh dua petugas pribadi Gurkha.

Senjata khas Gurkha mereka, Khukri, juga merupakan bagian dari lambang resimen Gurkha di Inggris dan India. Khukri adalah pisau serbaguna tradisional masyarakat Nepal yang digunakan untuk memotong, membersihkan, memotong kayu bakar, menggali, dan menyembelih hewan untuk dimakan.

Senjata tersebut dipopulerkan pada masa Perang Gurkha dan sejak itu, para pejuang beserta Khukri mereka menjadi bagian dari tentara Inggris-India.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved