Anggarkan Rp88 Triliun, AS Kembangkan 2.000 Jet Tempur Valkyrie Berteknologi AI

Senin, 28 Agustus 2023 - 19:55 WIB
loading...
A A A
“Anda melangkahi garis moral dengan mengalihkan pembunuhan ke mesin – dengan membiarkan sensor komputer mengambil nyawa manusia, bukan manusia,” kata Mary Wareham, direktur advokasi divisi senjata Human Rights Watch, seorang pendukung batasan internasional mengenai otonomi senjata mematikan, kata Times.

Penentang senjata AI lainnya, seperti lembaga nirlaba Future of Life Institute, menyebut kemajuan ini sebagai “slaughterbots” karena pengambilan keputusan algoritmik dalam senjata memungkinkan terjadinya pertempuran yang lebih cepat yang dapat meningkatkan ancaman eskalasi konflik yang cepat dan ketidakpastian — serta risiko konflik yang tidak dapat diprediksi. menciptakan senjata pemusnah massal.

Baca Juga: 7 Kehebatan Helikopter Alligator Ka-52 Milik Rusia, Mampu Menghancurkan Tank Ukraina dalam 25 Detik

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres mengatakan pada tahun 2019 bahwa “mesin dengan kekuatan dan kebijaksanaan untuk mengambil nyawa tanpa keterlibatan manusia tidak dapat diterima secara politik, menjijikkan secara moral dan harus dilarang oleh hukum internasional.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved