Komite Investigasi Rusia: Tes DNA Pastikan Prigozhin Tewas dalam Kecelakaan Pesawat
Minggu, 27 Agustus 2023 - 18:39 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, aparat penegak hukum Rusia telah menemukan kotak hitam pesawat yang jatuh di Wilayah Tver. Menurut juru bicara komite investigasi, Svetlana Petrenko, [enyelidik masih mencari di lokasi jatuhnya pesawat.
"Semua data dan bukti yang relevan sedang dikumpulkan untuk merinci semua keadaan bencana udara tersebut," ujar Petrenko. "Penyelidikan masih mempertimbangkan semua versi potensial dari insiden tersebut," tambahnya.
Setelah kecelakaan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban dan berjanji bahwa penyelidikan atas insiden tersebut akan dilakukan secara menyeluruh. Dia juga menyebut Prigozhin sebagai “pria berbakat” dengan “takdir yang rumit”.
Insiden itu terjadi dua bulan setelah Grup Wagner membatalkan pemberontakan terhadap militer Rusia. Saat itu, Prigozhin menuduh Kementerian Pertahanan Rusia menyerang pangkalan Wagner dan mengirimkan konvoi pasukan menuju Moskow. Pemberontakan diakhiri melalui kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.
Sebagai bagian dari perjanjian, Prigozhin setuju untuk membubarkan sebagian besar Wagner dan meninggalkan sisanya ke Belarus dan Afrika. Sebagai gantinya, tuduhan terhadapnya di Rusia dibatalkan.
"Semua data dan bukti yang relevan sedang dikumpulkan untuk merinci semua keadaan bencana udara tersebut," ujar Petrenko. "Penyelidikan masih mempertimbangkan semua versi potensial dari insiden tersebut," tambahnya.
Setelah kecelakaan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban dan berjanji bahwa penyelidikan atas insiden tersebut akan dilakukan secara menyeluruh. Dia juga menyebut Prigozhin sebagai “pria berbakat” dengan “takdir yang rumit”.
Insiden itu terjadi dua bulan setelah Grup Wagner membatalkan pemberontakan terhadap militer Rusia. Saat itu, Prigozhin menuduh Kementerian Pertahanan Rusia menyerang pangkalan Wagner dan mengirimkan konvoi pasukan menuju Moskow. Pemberontakan diakhiri melalui kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.
Sebagai bagian dari perjanjian, Prigozhin setuju untuk membubarkan sebagian besar Wagner dan meninggalkan sisanya ke Belarus dan Afrika. Sebagai gantinya, tuduhan terhadapnya di Rusia dibatalkan.
Lihat Juga :