Lucy Letby Si Perawat Kejam Pembunuh 7 Bayi Dihukum Penjara Seumur Hidup

Selasa, 22 Agustus 2023 - 00:07 WIB
loading...
A A A
Pemimpin Partai Buruh Inggris Keir Stammer berbagi pandangan serupa.

“Bahwa para penjahat dapat bersembunyi dengan pengecut adalah celah yang dieksploitasi secara memalukan. Korban harus menjadi inti dari sistem peradilan kita,” katanya dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, yangsebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Letby telah diadili sejak Oktober dan jaksa penuntut menggambarkannya sebagai wanita yang "menghitung", yang menggunakan metode pembunuhan yang tidak meninggalkan banyak jejak.

Dia telah berulang kali membantah menyakiti anak-anak.

Selain itu, selama penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan dokumen rumah sakit dan catatan tulisan tangan yang ditulis Letby: "Saya jahat, saya melakukan ini."

Namun, Letby mencoba menjelaskan catatan tersebut dengan mengatakan bahwa dia menulisnya setelah ditempatkan pada tugas administrasi setelah kematian dua kembar tiga--dan mengatakan bahwa empat dokter senior mencoba menyalahkannya.

“Kami sangat menyesal bahwa kejahatan ini dilakukan di rumah sakit kami dan pikiran kami terus bersama semua keluarga dan orang-orang terkasih dari bayi yang datang untuk menyakiti atau meninggal,” kata Dr Nigel Scawn, Direktur Medis di Rumah Sakit Countess Chester, dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat dan menambahkan bahwa mereka memastikan bahwa "pelajaran terus dipelajari" dari kasus ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Dokter Ungkap Penentu...
Dokter Ungkap Penentu Jenis Kelamin Bayi Bukan dari Ibu, tapi Ayah
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved